logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

9 Prajurit Marinir Masih Dicari, Jenazah Praka Andiko Dievakuasi

111
×

9 Prajurit Marinir Masih Dicari, Jenazah Praka Andiko Dievakuasi

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, TNI AL kembali mengevakuasi satu jenazah prajurit Korps Marinir korban longsor di Cisarua, Bandung Barat.

Dengan penemuan ini, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan total 14 jenazah, sementara 9 prajurit lainnya masih dalam tahap pencarian.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul menjelaskan perkembangan terbaru operasi SAR tersebut. Ia menyebut tim gabungan terus bekerja keras menyisir lokasi di tengah medan yang sulit untuk menemukan sisa korban.”

“Hingga Rabu (4/2/2026), Korps Marinir secara bertahap telah melepas 14 jenazah prajurit, termasuk yang terbaru hari ini, Praka Mar (Anm) Andiko Affiari Rahmat. Saat ini, tim SAR gabungan TNI-Polri masih mengerahkan upaya maksimal untuk mencari 9 prajurit lainnya yang belum ditemukan,” kata Tunggul dalam keterangannya, dikutip Kamis (5/2/2026).

Asisten Personalia Panglima Korps Marinir (Aspers Pangkormar) Brigjen (Mar) Ludi Prastyono memimpin langsung upacara pelepasan jenazah Praka Andiko secara militer di Lanudal Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Pasukan upacara memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya selama berdinas sebagai prajurit Jalasena.

Prajurit Korps Marinir.

Peti jenazah almarhum Praka Andiko saat dimasukkan ke dalam pesawat TNI AL untuk diterbangkan menuju kampung halaman di Padang Pariaman, Sumatra Barat.

TNI AL kemudian menerbangkan jenazah Praka Andiko menggunakan pesawat udara menuju kampung halamannya di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, untuk proses pemakaman. Prajurit dari Yonif 9 Marinir ini gugur dalam tugas pada usia 24 tahun.

Kronologi dan Latar Belakang Kejadian

Musibah longsor ini terjadi ketika para prajurit Marinir tengah melaksanakan latihan pratugas satuan tugas pengamanan perbatasan (satgas pamtas) RI-PNG di kawasan Cisarua, Bandung Barat.

Cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi memicu longsoran material yang menimbun personel di lokasi latihan.

Tunggul menegaskan, TNI AL terus berpacu dengan waktu. Penemuan jenazah Praka Andiko menambah jumlah korban yang terevakuasi, setelah sebelumnya tim SAR menemukan jenazah Serma Mar (Anm) Afriyansyah dan Praka Mar (Anm) Heru Susanto pada Senin (2/2/2026) lalu.

TNI AL menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan dan memastikan seluruh proses pemulangan jenazah berjalan dengan penghormatan militer penuh.

(Agus)