Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaDaerahNasionalNewsTerkiniTNI / POLRIYogyakarta

Kunjungi Laboratorium Rudal UAD, KASAD Bahas Kolaborasi dan Pengembangan Riset Masa Depan

367
×

Kunjungi Laboratorium Rudal UAD, KASAD Bahas Kolaborasi dan Pengembangan Riset Masa Depan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Yogyakarta, Kepala Staff TNI Angkatan Darat (KASAD), Maruli Simanjuntak mengunjungi laboratorium atau Pusat Riset CIRNOV (Center for Integrated Research and Inovation) di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta pada Rabu (28/5/2025). di lansir muhammadiyah. or. id

Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib mengungkap bahwa KASAD berharap kerjasama di bidang riset dengan Institusi Pendidikan Tinggi seperti UAD ini dapat terus berjalan bahkan juga dapat terus di eksplor ke pengembangan yang lebih variatif.

“Beliau sangat responsif terhadap riset yang dilakukan UAD. Semoga kedepan hal ini dapat menambah kontribusi lebih besar untuk Indonesia,” ujar Irwan.

Sementara Rektor UAD, Muchlas MT turut menambahkan bahwa UAD dalam melakukan risetnya tentu akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Selain itu, Ia juga turut mengungkap bahwa UAD akan mengutamakan riset yang bersifat scientific dalam melakukan pengembangan risetnya.

“Khusus dalam bidang ini kami mengutamakan riset-riset yang sifatnya scientific dan terkait kebijakan tentu kami akan selalu mengikuti arahan negara,” ujar Muchlas.

Perlu diketahui bahwa kegiatan utama CIRNOV adalah melakukan riset terukur dan menghasilkan karya riset yang berdampak bagi masyarakat.

Hal ini tentunya merupakan sebuah bentuk catatan istimewa yang telah di ukir UAD terlebih untuk TNI AD sendiri.

Maka dengan catatan istimewa tersebut, Letjen TNI Maruli berharap sekaligus juga mengajak para akademisi, peneliti, dan juga masyarakat untuk senantiasa mengeksplor kemampuan.

Dan dalam hal itu, Ia meyakini bahwa banyak sekali potensi yang dimiliki oleh anak-anak bangsa yang tentunya akan berguna bagi pembagunan negara kedepan.

“UAD sangat luar biasa dan antusias sekali untuk memfasilitasi orang-orang yang memiliki kemauan yang luar biasa untuk bangsa,” ujarnya.

(Red)

An – 26 Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas Tanpa Tanda Serangan KRIMEA – Dugaan gangguan teknis menjadi fokus awal penyelidikan jatuhnya pesawat angkut militer Rusia jenis Antonov An-26 di wilayah Semenanjung Krimea yang menewaskan seluruh 29 orang di dalamnya. Insiden ini terjadi saat pesawat menjalankan penerbangan rutin dan kehilangan kontak dengan pusat kendali. Kementerian Pertahanan Rusia mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pesawat terputus pada Senin 31 Maret 2026 sekitar pukul 18.00 waktu Moskow saat pesawat berada di udara dalam misi terjadwal. “Pada 31 Maret sekitar pukul 18.00 waktu Moskow, kontak hilang dengan pesawat angkut militer An-26 saat sedang menjalankan penerbangan terjadwal di atas Semenanjung Krimea,” kata kementerian tersebut, sebagaimana dilansir Cnbc Indonesia, Rabu, (01/04/2026). Tim pencarian dan penyelamatan kemudian dikerahkan dan berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat. Dari hasil temuan di lapangan, seluruh awak dan penumpang dinyatakan meninggal dunia. “Tim pencarian dan penyelamatan telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat An-26. Berdasarkan laporan dari lokasi, enam awak dan 23 penumpang di dalamnya tewas,” tambah kementerian itu. Total korban dalam insiden ini mencapai 29 orang, terdiri dari enam awak dan 23 penumpang. Tidak ditemukan adanya korban selamat dalam peristiwa tersebut. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa hasil pemeriksaan awal terhadap puing-puing pesawat tidak menunjukkan adanya tanda-tanda dampak eksternal. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kecelakaan kemungkinan besar dipicu oleh kegagalan teknis pada pesawat. Meski demikian, penyelidikan lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut. Otoritas terkait juga tengah mengumpulkan data penerbangan dan rekaman komunikasi guna mengungkap kronologi lengkap kejadian. Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan penerbangan militer, khususnya terkait kelayakan teknis armada yang digunakan dalam operasi rutin. Hasil investigasi diharapkan dapat memberikan kejelasan penyebab kecelakaan sekaligus menjadi dasar evaluasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Berita

Targetberita.co.id Krimea – Ukraina, Dugaan gangguan teknis menjadi…