Targetberita.co.id Jakarta, Di penghujung tahun 2025 ini, penulis teringat dengan peranan pedesaan ketika menyambut kembali para warganya yang pulang kampung karena berbagai perusahaan tempat mereka bekerja sebagai karyawan, terutama di Jakarta, banyak yang ditutup dan dibubarkan.
Itu akibat dari melemahnya pertumbuhan ekonomi serta perubahan dimensi sektor-sektor yang mendukung perekonomian nasional Indonesia.
Sebagai wilayah asal mula keluarga besar para karyawan tersebut, desa merupakan titik awal dimulainya kehidupan mereka dengan berbagai permasalahan yang kompleks dan rumit serta perlu terus dikembangkan dari waktu ke waktu.
Basis utama berbagai pedesaan di Indonesia adalah sektor pertanian yang menjadi pusat produksi makanan untuk mendukung berbagai kegiatan kehidupan manusia dan alam sekitarnya.
Pupuk hijau adalah pupuk yang dihasilkan dari berbagai tanaman yang sudah mati dan membusuk, sedangkan pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari berbagai kotoran hewan ternak, seperti sapi, kerbau, kambing, ayam, dan sebagainya.
Para petani ketika itu selalu menggantungkan diri pada kedua pupuk tersebut.
Apalagi, ketika itu para petani selalu mengolah tanahnya sebelum ditanami dengan membajak sawah yang menggunakan kerbau.
Hewan-hewan penarik bajak sawah itu diberi makan rumput dan berbagai tumbuhan hijau lainnya.
Dia menjelaskan, para petani generasi ayahnya jaman dulu memiliki kawasan lahan persawahan yang sangat luas sehingga kawasan lahan-lahan yang ditanami padi dapat dilakukan berganti-ganti.
Misalnya, kawasan persawahan ayahnya pak Madi waktu itu terbagi atas delapan petak sawah yang dapat menghasilkan padi rata-rata sekitar dua kwintal per petak. Akan tetapi tidak semua petak sawah tersebut ditanami padi.
Ayahnya pak Madi selalu menanam dan mengembangkan produksi padi di empat petak sawah saja dan sisanya akan ditanami palawija sebagai produk pendukung di saat panen padi.
Untuk penanaman padi selanjutnya, ayahnya pak Madi telah mempersiapkan empat petak lahan yang bekas ditanami palawija untuk kembali ditanami padi.
Penanaman palawija sebelum mengembangkan tanaman padi di lahan tersebut bertujuan untuk menyuburkan tanah yang akan digunakan sebagai tempat penanaman padi dan pengembangannya.
Sementara itu, empat lahan yang telah digunakan untuk menanam padi sebelumnya diistirahatkan, kurang lebih satu bulan.
Setelah itu barulah ditanami palawija untuk kembali menyuburkan tanah. Kegiatan pertanian seperti ini biasanya disebut sebagai ‘ekstensifikasi pertanian’.
Hal ini akan berlangsung terus-menerus sehingga persediaan tanaman pangan di kawasan pertanian tersebut sangat mencukupi, dan jika ada kelebihannya, maka sebagian dari hasil panen tersebut dapat dijual ke pasar.
Uang hasil penjualan hasil panen ini biasanya digunakan untuk menutupi kebutuhan hidup para petani, terutama ketika menghadapi hari raya Idul Fitri.
Sistim pertanian seperti ini membuat warga desa tersebut menjadi makmur, Gema Ripah Loh Jinawi – Toto Tentrem Kerto Raharjo. Keberhasilan para petani generasi ayahnya pak Madi di masanya tersebut membuat pertumbuhan konsumen produk-produk pertanian juga meningkat pesat.
Lama kelamaan, generasi ayahnya pak Madi dan generasi pak Madi yang memanfaatkan tanah pertanian itu berganti ke generasi penerusnya yang jumlah komunitasnya semakin meningkat pesat.
Akibatnya mereka membutuhkan lahan pertanian yang lebih luas lagi agar hasil pertaniannya dapat mencukupi kebutuhan pangan mereka serta menjualnya ke pasar.
Ketika menghadapi kondisi seperti ini, para petani generasi pasca pak Madi itu akan memanfaatkan kedelapan petak tanah pertanian tersebut agar dapat meningkatkan volume produksi guna memenuhi kebutuhan konsumsi mereka dan meningkatkan volume penjualan hasil panen ke pasar.
Pupuk urea adalah pupuk kimia yang mengandung 46% nitrogen.
Zat itu sangat vital untuk menopang pertumbuhan tanaman, menghijaukan serta merimbunkan daun, dan merangsang pertumbuhan vegetatif anakan dan cabang melalui fotosintesis.
Pupuk yang terbentuk butiran putih dan mudah larut di dalam air ini cocok untuk semua jenis tanaman pangan, tanaman perkebunan dan hortikultura.
Oleh karena itu, pupuk urea semakin menjadi vital dibutuhkan petani untuk menyuburkan kawasan pertanian yang ada.
Kesuburan tanah itu terutama diharapkan agar dapat menghasilkan peningkatan volume pertanian yang cukup tinggi tanpa harus memperluas lahan pertanian yang sudah ada. Inilah yang disebut sebagai kegiatan ‘intensifikasi pertanian’.
Kehadiran pupuk urea ini adalah sebuah revolusi penting bagi dunia pertanian di Indonesia.
Pasalnya, langkah yang diambil para petani ini dapat menyederhanakan kegiatan pertanian yang terus berlangsung dari masa ke masa, tanpa harus memperluas lahan pertanian yang ada.
Kondisi seperti ini menjadikan pertumbuhan permintaan yang pesat terhadap pupuk urea.
Pupuk ini akhirnya sangat diandalkan para petani Indonesia untuk meningkatkan hasil panen hingga kini.
Pupuk ini adalah pupuk buatan pabrik, tapi sayangnya sebagian besar bahan bakunya masih merupakan barang impor dari luar negeri.
Atau bahkan, sebagian besar personil yang mengelola pembuatan pupuk tersebut juga masih merupakan orang asing (expatriates) yang didatangkan dari berbagai negara penghasil bahan baku untuk membuat pupuk tersebut.
Akibatnya, harga pupuk urea yang sudah jadi dan siap diperjualbelikan menjadi sangat mahal.
Bahkan, pupuk urea ini juga kerap ditimbun oleh para penyalur pupuk di dalam negeri agar harganya bisa terus menerus bertambah mahal.
Kondisi itu terjadi karena tingginya permintaan pupuk urea untuk sektor-sektor pertanian. Akibatnya, ketersediaan pupuk urea di pasaran menjadi berkurang dan kondisi itu membuat harganya meningkat pesat.
Dengan kondisi yang begitu rumit dihadapi para petani ketika mereka sangat membutuhkan pupuk urea, maka PT Pupuk Indonesia di masa kini tidak hanya memproduksi pupuk urea saja, tetapi juga harus memberikan pelayanan dan edukasi pertanian kepada pelanggan.
Hal itu bertujuan agar para petani tersebut tidak hanya harus mengandalkan pupuk urea terus-menerus untuk menyuburkan tanah pertanian milik mereka.
Selain pemupukan berimbang, layanan dan edukasi yang juga diberikan PT Pupuk Indonesia kepada pelanggan adalah pemanfaatan teknologi pertanian, pengendalian hama, serta memperkuat pengawasan terhadap kios-kios pengecer pupuk urea tersebut.
Seluruh upaya itu dilakukan agar PT Pupuk Indonesia dapat menyediakan pupuk urea yang sesuai dengan kebutuhan konsumen untuk menyuburkan tanah pertanian yang ada serta mampu mempertahankan kesuburannya ke masa depan.
(Farid Hidayat)












