logo tb
BantenBeritaDaerahNasionalNewsTangerangTerkini

Pertama di Indonesia, Kecamatan Kelapa Dua Luncurkan Pelayanan Tanpa Tatap Muka

31
×

Pertama di Indonesia, Kecamatan Kelapa Dua Luncurkan Pelayanan Tanpa Tatap Muka

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Tangerang – Banten, Memasuki tahun 2026, Duet D Kecamatan Kelapa dua, Camat Dadang Sudrajat dan Sekcam Dwi Chandra Budiman memberikan “kado” istimewa bagi warga, berupa kemudahan birokrasi.

Melalui program unggulan PRIMA (Pemerintahan Inovatif, Maju, dan Smart).

Kecamatan Kelapa Dua resmi meluncurkan aplikasi PEDAS DIKIT (Pelayanan Dasar Digitalisasi Kecamatan Kelapa Dua Terintegrasi).

Inovasi ini lahir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor kecamatan pada hari kerja.

Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, menjelaskan aplikasi ini memangkas prosedur fisik yang selama ini sering memakan waktu.

“Biasanya masyarakat harus datang langsung. Kini, dari sekian banyak layanan, ada sekitar 15 jenis layanan yang bisa diakses secara online mulai dari verifikasi hingga produk jadi,” ujar Dadang seusai peluncuran aplikasi PEDAS DIKIT pada Selasa, (30/12/2025) lalu.

Layanan yang tersedia mencakup pengurusan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), SKPWNI, hingga akta kelahiran dan kematian.

Sistem Digital yang Menunjang SIAK Meski beralih ke ranah digital, Dadang menekankan bahwa PEDAS DIKIT berfungsi sebagai penunjang aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) nasional, bukan penggantinya.

Sistem ini bekerja layaknya front office digital yang melayani pengunggahan dokumen dan verifikasi awal secara paperless.

“Ini seperti memindahkan meja petugas ke dalam sistem digital. Untuk tahap awal, kami fokus pada layanan yang minim risiko atau yang tidak mengubah data dasar secara drastis,” tambahnya.

Inisiasi ini, lanjutnya, merupakan pengembangan dari layanan akhir pekan yang sebelumnya rutin dilakukan.

Pihak kecamatan menyadari bahwa banyak warga yang kesulitan mendapatkan izin kerja untuk mengurus administrasi.

Menurut Dadang, dengan PEDAS DIKIT, masyarakat bisa menginput data pada jam-jam tertentu yang telah disimulasikan agar pelayanan tetap optimal.

“Bagi warga yang lebih nyaman dengan cara konvensional, layanan manual di kantor kecamatan dipastikan tetap tersedia,” ujarnya.

Sementara Sekcam Kelapa Dua Dwi Candra Budiman menambahkan aplikasi ini merupakan konsep pertama di Indonesia untuk pelayanan adminduk yang bisa dilakukan secara non tatap muka (online) di level kecamatan.

Dwi juga menuturkan aplikasi ini dapat diunduh di Playstore dan diakses melalui laman pedasdikit.citigov.id.

“Kami berharap aplikasi ini bisa menjadi alternatif utama bagi mereka yang mendambakan efisiensi,” tambah Dwi.

Pria yang biasa disapa DCB ini mengungkapkan dengan semangat transformasi digital, Kecamatan Kelapa Dua berupaya memastikan bahwa urusan administrasi kependudukan bukan lagi beban, melainkan layanan yang cepat, transparan, dan dapat dijangkau dari mana saja.

(Daniel Turangan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *