Targetberita.co.id Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Gedung ini akan menjadi pusat operasional, koordinasi, informasi, dan layanan terpadu bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang belum mengakses layanan digital.
Gubernur Pramono menjelaskan bahwa gedung ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan pelayanan air bersih hingga 2027.
“Dengan IPO PAM Jaya yang direncanakan pada 2027 sebesar 30 persen, perusahaan akan lebih akuntabel dan efisien, namun kendali tetap di tangan pemerintah,” ujarnya.
Gedung baru ini memiliki luas 18.853 meter persegi, 11 lantai, serta satu lantai basement. Kehadirannya diharapkan memperkuat fasilitas kerja staf PAM Jaya sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Saat ini, cakupan layanan air bersih PAM Jaya telah mencapai 80 persen dan ditargetkan mencapai 100 persen pada 2029.
Gubernur Pramono menekankan pentingnya profesionalisme dan ketahanan layanan air minum sebagai bagian dari ketahanan kota.
Ia menambahkan, jika PAM Jaya dikelola profesional, perusahaan swasta lain di Jakarta bahkan bisa mencontoh praktiknya.
Pembangunan gedung ini merupakan langkah lanjutan setelah transformasi PAM Jaya dari Perumda menjadi Perseroda, untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan menunjang penyediaan layanan air bersih yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.
(Agus)












