logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Muhammad Yahya Bantilan: Rakernas I Gerakan Rakyat Jadi Momentum Transformasi Menuju Partai Politik

45
×

Muhammad Yahya Bantilan: Rakernas I Gerakan Rakyat Jadi Momentum Transformasi Menuju Partai Politik

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Gerakan Rakyat (GR) resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Jakarta pada 17-18 Januari 2026.

Fokus utama pertemuan ini adalah mematangkan transisi organisasi dari bentuk organisasi kemasyarakatan (ormas) menjadi partai politik (parpol) sebagai kendaraan perjuangan ke depan.

Ketua DPD Gerakan Rakyat Tolitoli, Sulawesi Tengah, Muhammad Yahya Bantilan, menyatakan bahwa perubahan status menjadi partai politik merupakan aspirasi mendasar dari para pendukung di daerah.

Menurutnya, langkah ini penting untuk memberikan kepastian wadah bagi masyarakat yang menginginkan perubahan.

“Harapan terbesar kami, Gerakan Rakyat ini tidak hanya berhenti sebagai ormas, tetapi menjadi partai. Itulah pesan yang kami bawa dari Tolitoli ke Jakarta,” ujar Yahya saat ditemui di sela-sela acara Rakernas, Sabtu (17/1/2026).

Yahya, yang juga dikenal sebagai tokoh adat di Tolitoli, menekankan bahwa sosok Anies Baswedan tetap menjadi sentral pergerakan.

Ia mencatat bahwa di wilayahnya, loyalitas terhadap figur Anies sangat kuat, bahkan mampu melampaui sekat-sekat kepartaian yang ada saat ini.

“Di Tolitoli pada Pilpres sebelumnya, Pak Anies menang di angka 80 bahkan 90 persen. Melalui Gerakan Rakyat ini, semangat masyarakat di Tolitoli dan Kabupaten Buol kembali terbangun secara serempak,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa fenomena dukungan ini bersifat lintas partai. Banyak warga yang secara administratif terdaftar di partai lain tetap menyatakan dukungan kepada Anies melalui Gerakan Rakyat karena faktor integritas personal sang tokoh.

Menghadapi peta politik 2029, Yahya menyatakan keyakinannya bahwa Gerakan Rakyat akan menjadi kekuatan yang diperhitungkan.

Ia menilai kehadiran partai ini nantinya akan menjadi oase bagi politik yang independen dan bebas dari tekanan pihak manapun.

“Kami sangat optimis. Insya Allah target suara 70-80 persen bisa tercapai. Mengapa? Karena orang memilih figur, bukan sekadar partai. Gerakan Rakyat hadir di mana tidak pernah ada ‘standar-sanderaan’ politik,” pungkas Yahya.

Rakernas I ini diprediksi akan menjadi titik balik bagi Gerakan Rakyat dalam menyusun struktur kepengurusan hingga ke tingkat desa guna memenuhi syarat administratif sebagai partai politik peserta pemilu mendatang.

(Ricko)

Penulis: RickoEditor: Niken

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *