logo tb
BeritaDaerahNasionalNewsPalembangSumatera SelatanTerkiniTNI / POLRI

Kodam II/Sriwijaya Perkuat Mental Prajurit Hadapi Dinamika Strategis

172
×

Kodam II/Sriwijaya Perkuat Mental Prajurit Hadapi Dinamika Strategis

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Palembang – Sumatera Selatan,  Kedisiplinan bukan sekadar aturan kaku, melainkan fondasi utama bagi setiap prajurit TNI dalam menjaga kehormatan tugas.

Pesan kuat ini menjadi sorotan utama dalam apel pagi di Lapangan Makodam II/Sriwijaya, Palembang, Senin, 26 Januari 2026.

Di hadapan ratusan prajurit dan ASN, Asisten Intelijen Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Yogi Muhamanto, menegaskan bahwa rutinitas mingguan ini adalah sarana krusial untuk memperbarui semangat pengabdian.

Ia mengingatkan bahwa integritas prajurit sedang diuji oleh dinamika zaman yang terus berubah.

“Upacara ini tidak hanya sekedar rutinitas, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun dan memperkuat mental serta moral setiap prajurit. Disiplin adalah kunci utama dalam mencapai setiap tujuan yang telah ditetapkan,” ujar Kolonel Yogi Muhamanto.

Sebagai pucuk pimpinan di bidang intelijen Kodam Sriwijaya, Kolonel Yogi juga membekali personelnya dengan informasi terkait perkembangan situasi terkini.

Ia menekankan pentingnya bagi setiap prajurit untuk tetap waspada dan adaptif terhadap perubahan lingkungan, baik di internal militer maupun situasi global yang lebih luas.

Menurutnya, pemahaman yang seragam di antara personel akan mempermudah komando dalam mengambil langkah-langkah strategis yang tepat sasaran.

“Setiap personil harus selalu update dengan perkembangan yang ada. Pemahaman yang sama akan mempermudah kita dalam mengambil langkah-langkah strategis yang tepat,” lanjutnya.

Di tengah derasnya arus informasi dan potensi pengaruh negatif, jajaran Kodam II/Sriwijaya diminta untuk tetap tegak lurus pada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Kolonel Yogi mengingatkan agar tidak ada personel yang tergiur atau terpengaruh oleh hal-hal yang dapat mencoreng nama baik TNI.

Ia menutup arahannya dengan menekankan bahwa profesi prajurit adalah jalur pengabdian murni. Marwah institusi harus dijaga dengan dedikasi tinggi agar kepercayaan masyarakat terhadap TNI tetap kokoh.

“Kita harus selalu ingat bahwa setiap langkah yang kita ambil adalah bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui upacara ini, semangat itu harus terus diperbarui,” tutupnya.

(Red)