Tsrgetberita.co.id Jakarta, Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Pertahanan (Ka BIK Intelhan) Kementerian Pertahanan RI Mayjen TNI Robi Herbawan menekankan agar kekuatan siber adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika global.
Hal itu ditekankan Mayjen Robi saat Pusat Siber Intelijen Teknologi Pertahanan Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Pertahanan (Pussiber Inteltekhan BIK Intelhan) Kemhan RI menggelar coffee morning dengan komunitas siber sektor pertahanan di kantot Pussiber Inteltekhan Kemhan, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).
Robi mengatakan bahwa perkembangan teknologi dan dinamika global menuntut kesiapan siber yang adaptif serta terintegrasi sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan dan pertahanan negara.
Ia menyebut, tantangan di ruang siber memiliki karakter lintas sektor dan berpotensi berdampak luas terhadap sistem pendukung pertahanan
” Oleh karena itu, diperlukan kesamaan pemahaman dan langkah antisipatif yang selaras agar penyelenggaraan fungsi pertahanan tetap berjalan secara efektif dan berkelanjutan,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI.
Sementara itu, Kepala Pussiber Inteltekhan BIK Intelhan Kemhan Brigjen TNI Laode Muhamad Aries memaparkan arah kebijakan dan peta jalan penguatan keamanan siber sektor pertahanan.
Paparan tersebut menitikberatkan pada pentingnya tata kelola, peningkatan kapasitas, serta penguatan koordinasi antarunsur terkait dalam rangka pelindungan sistem dan infrastruktur pendukung pertahanan.
Kemhan RI berharap terbangun jejaring komunitas siber sektor pertahanan yang solid dan berkesinambungan.
“Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan siber guna mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang,” tulis Biro Infohan Kemhan RI.
(Agus)












