logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

KSAL dan Laksamana Saito Akira Bahas Stabilitas Indo-Pasifik

67
×

KSAL dan Laksamana Saito Akira Bahas Stabilitas Indo-Pasifik

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan dari pimpinan Angkatan Laut Jepang Laksamana Saito Akira.

Dalam pertemuan strategis ini, kedua pemimpin angkatan laut sepakat memperkuat stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Pertemuan tersebut berlangsung di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta, Kamis (5/2).

Akira hadir dalam kapasitasnya sebagai KSAL Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan pertemuan ini membahas berbagai isu krusial terkait keamanan laut.

“Bapak KSAL dan Laksamana Akira berdiskusi secara mendalam. Mereka membahas situasi keamanan maritim terkini serta bagaimana kedua negara bisa berperan aktif menjaga stabilitas regional di Indo-Pasifik,” ujar Tunggul dalam keterangannya, dikutip Jumat (6/2/2026).

Tunggul menuturkan, kedua belah pihak melihat peluang besar untuk meningkatkan kualitas kerja sama. TNI AL dan JMSDF berkomitmen mempererat hubungan bilateral melalui aksi nyata.

“Kedua pimpinan menyepakati sejumlah poin kerja sama. Kita akan memperbanyak latihan bersama, melaksanakan pertukaran personel militer, serta memacu peningkatan kapasitas sumber daya manusia angkatan laut kedua negara,” jelas Tunggul merinci hasil pertemuan.

Kunjungi Menhan dan KRI SIM-367

Tunggul menambahkan, lawatan Akira di Jakarta tidak hanya menyasar Mabesal. Petinggi Angkatan Laut Jepang itu juga menemui Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, di Kantor Kementerian Pertahanan.

Selain itu, Akira menyempatkan diri meninjau alat utama sistem senjata (alutsista) kebanggaan Indonesia.

Ia mengunjungi KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) yang sedang bersandar di dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok.

“Laksamana Akira melihat langsung kondisi KRI SIM-367. Kapal perang kita ini baru saja menuntaskan misi pelayaran bersama Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL,” terang Tunggul.

Menutup keterangannya, Tunggul menegaskan TNI AL terus bergerak proaktif dalam diplomasi pertahanan.

Langkah ini merupakan wujud kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

“TNI AL terus memegang peran kunci dalam diplomasi maritim. Kita mempererat komunikasi dan mendorong kerja sama konkret yang saling menguntungkan dengan negara sahabat, sejalan dengan kemitraan strategis Indonesia-Jepang,” pungkasnya.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *