logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Glodok Berbenah: Trotoar Kembali ke Fungsi Semula

58
×

Glodok Berbenah: Trotoar Kembali ke Fungsi Semula

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Kawasan Glodok, yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan tertua dan teramai di Jakarta, kini menampilkan wajah yang berbeda.

Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang gencar dilakukan oleh pemerintah kota telah memberikan dampak signifikan terhadap tata ruang dan kenyamanan publik di kawasan tersebut.

Pantauan terkini menunjukkan bahwa trotoar yang sebelumnya dipenuhi oleh lapak-lapak pedagang dan aktivitas jual beli kini telah kembali berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu sebagai jalur pejalan kaki.

Perubahan ini tentu membawa angin segar bagi warga Jakarta, khususnya mereka yang sering beraktivitas di sekitar Glodok.

Penertiban PKL di Glodok bukan merupakan pekerjaan yang mudah.

Kawasan ini telah lama menjadi tempat mata pencaharian bagi ribuan pedagang kecil, dan penataan ulang ini tentu menimbulkan berbagai tantangan sosial dan ekonomi.

Namun, pemerintah kota berkomitmen untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan bagi para pedagang, seperti menyediakan lokasi relokasi yang strategis dan memberikan pelatihan keterampilan agar mereka dapat mengembangkan usaha mereka dengan lebih baik.

Upaya ini dilakukan dengan harapan dapat menciptakan keseimbangan antara kepentingan pedagang dan kepentingan publik secara keseluruhan.

Trotoar yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki seringkali terhalang oleh lapak-lapak PKL, sehingga pejalan kaki terpaksa berjalan di badan jalan yang padat dengan lalu lintas kendaraan.

Kondisi ini tidak hanya membahayakan keselamatan pejalan kaki, tetapi juga menyebabkan kemacetan dan mengurangi estetika kota.

Penertiban PKL merupakan langkah penting untuk mengembalikan fungsi trotoar dan menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tertib bagi semua.

Setelah penertiban PKL, wajah baru Glodok mulai terlihat. Trotoar yang bersih dan lapang memungkinkan pejalan kaki untuk berjalan dengan leluasa tanpa harus bersusah payah menghindari halangan.

Mobilitas warga pun menjadi lebih lancar, dan kawasan Glodok menjadi lebih ramah bagi pejalan kaki dari berbagai usia dan kalangan.

Selain itu, penataan ulang ini juga memberikan dampak positif terhadap citra kawasan Glodok sebagai pusat perdagangan yang modern dan profesional.

(Daniel Turangan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *