logo tb
BantenBeritaDaerahLebakNasionalNewsTerkini

Kolaborasi UNS Solo x Untirta Serang, Mahasiswa KKN Perkuat Branding UMKM Baduy Berbasis Budaya Lokal

86
×

Kolaborasi UNS Solo x Untirta Serang, Mahasiswa KKN Perkuat Branding UMKM Baduy Berbasis Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Lebak – Banten, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang melakukan kolaborasi untuk menghadirkan program penguatan branding bagi UMKM di wilayah Baduy, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (4/2/2026).

Program bertajuk Penguatan Branding UMKM Baduy Luar Berbasis Budaya Lokal bertujuan meningkatkan identitas visual serta daya saing pelaku usaha lokal, tanpa menghilangkan nilai kearifan budaya yang menjadi ciri khas masyarakat Baduy.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari observasi lapangan yang dilakukan pada 19 Januari 2026 melalui kunjungan langsung dan diskusi bersama para pelaku UMKM.

Hasil observasi menunjukkan bahwa produk unggulan seperti kain tenun khas Baduy, aksesoris tradisional, slayer, madu hutan, dan gula aren memiliki potensi ekonomi besar sekaligus nilai budaya tinggi.

Namun, sebagian UMKM masih menghadapi tantangan dalam branding dan pemasaran.

Beberapa di antaranya belum memiliki logo yang konsisten, desain kemasan yang representatif, serta media promosi yang tertata secara profesional. Hal ini berdampak pada tidak optimalnya identitas usaha dan keterbatasan akses pasar yang lebih luas.

Melalui kolaborasi lintas kampus tersebut, mahasiswa merancang konsep identitas visual yang mencerminkan karakter usaha dan filosofi budaya Baduy.

Logo yang dibuat kemudian diaplikasikan pada stiker produk, label kemasan, serta katalog produk yang memuat informasi dan harga secara sistematis.

Selain penguatan visual, mahasiswa juga memfasilitasi penerapan sistem pembayaran digital melalui QRIS untuk mempermudah transaksi dan meningkatkan pelayanan kepada konsumen.

Inovasi ini diharapkan membantu UMKM beradaptasi dengan sistem pemasaran modern dan memperluas jangkauan pasar.

Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pemberdayaan UMKM, serta poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab berbasis budaya lokal.

Kolaborasi UNS dan Untirta menjadi bukti nyata sinergi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat Baduy secara berkelanjutan, dengan tetap menjaga nilai budaya sebagai identitas utama setiap produk yang dihasilkan.

(Apiyudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *