logo tb
BeritaDaerahJawa TengahNasionalNewsSoloTerkini

Kemenhub Matangkan Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Solo

103
×

Kemenhub Matangkan Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Solo

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Solo – Jawa Tengah,  Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat), Kementerian Perhubungan, bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi kesiapan mudik Lebaran tahun 2026 di Terminal Tirtonadi, Kota Solo.

Rapat ini bertujuan mempersiapkan pelayanan selama arus mudik di Jawa Tengah (Jateng).

Rapat tersebut memprediksi, pergerakan arus mudik akan dimulai pada Kamis (12/3), dengan puncak arus mudik pertama pada Jumat (13/3/2026), dan puncak kedua pada Rabu (18/3/2026).

Sementara itu, arus balik diperkirakan mulai terjadi pada Senin (23/3/2026), dengan puncak pertama pada Selasa (24/3/2026), dan puncak kedua pada Sabtu (28/3/2026).

Awal Ramadan 2026, BMKG Terbitkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Belasan Provinsi

Kesiapan Infrastruktur dan Rest Area

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyatakan pihaknya telah melakukan survei kesiapan jalan tol fungsional Jogja-Bawen dan Terminal Tipe A Tingkir Salatiga. Survei mencakup jalan tol, arteri, dan rest area.

Menurutnya, rest area di sepanjang jalan Pantura sudah siap. Pemerintah juga menyiapkan alternatif rest area seperti masjid dan kantor pemerintahan jika rest area di tol penuh.

“Terkait jalan, masih ada beberapa yang masih diperbaiki. Baik itu di jalan arteri, Pantura, maupun jalan tol. Saya lihat itu masih ditangani, dan dari Balai Besar Jalan Nasional meyakinkan bahwa H-10 semua pekerjaan jalan sudah selesai,” kata Aan kepada awak media di Terminal Tirtonadi, Kota Solo, Sabtu (14/2/2026).

Survei memprediksi sebanyak 143,92 juta orang akan mudik tahun ini. Angka ini turun 1,75 persen dibandingkan survei tahun lalu yang mencapai 146,49 juta.

“Melihat survei ada penurunan 1,7 persen. Tapi melihat realisasi tahun lalu ada peningkatan dari survei. Survei tahun lalu itu 146 juta tapi realisasinya 150 juta (pemudik). Kemungkinan dari angka prediksi survei tahun ini juga realisasinya akan tinggi sehingga perlu kita waspadai. Jangan sampai kita lengah, tetap kita melakukan persiapan yang luar biasa,” ucapnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi hujan masih ada di bulan Maret. Masyarakat diimbau untuk waspada selama libur Lebaran.

barang sumbu 3 atau lebih. Aan menjelaskan, pembatasan berlaku tanggal 19-29 Maret.

Angkutan barang yang dikecualikan meliputi bahan bakar, bahan kebutuhan pokok, pupuk, hewan ternak, dan bantuan korban bencana alam.

Sementara yang dilarang adalah tambang, material bangunan, dan hasil galian.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *