Targetberita.co.id Pinang Raya – Bengkulu Utara – Bengkulu, Menanggapi aspirasi dan kekhawatiran warga terkait kondisi infrastruktur yang krusial, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE., M.A.P., memberikan kepastian hukum dan anggaran terkait pembangunan jembatan penghubung Dusun Sebayur Jaya (Desa Air Sebayur) menuju Desa Rena Jaya.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati pada Sabtu (28/2/2026), sesaat setelah menerima laporan insiden kecelakaan mobil pengangkut hasil bumi yang terperosok di jembatan gantung tersebut pada pukul 15.30 WIB.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, insiden ini menjadi pemantik percepatan eksekusi pembangunan.
“Sudah kita anggarkan tahun ini. Segera dibangun,” tegas Bupati Arie Septia Adinata saat dikonfirmasi media, memberikan jaminan bahwa penanganan jembatan tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah dalam tahun anggaran berjalan.
Jembatan gantung yang telah beroperasi sejak tahun 2015 ini merupakan akses vital bagi mobilitas warga, terutama bagi anak-anak sekolah dan para petani yang mendistribusikan hasil bumi menuju wilayah Giri Mulya.
Selama ini, perawatan jembatan hanya mengandalkan swadaya masyarakat, yang menurut anggota BPD Desa Air Sebayur, Ponco, sudah sering memicu rasa was-was bagi pengguna jalan karena kondisinya yang kian ringkih.
Dengan adanya komitmen dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, masyarakat Dusun Sebayur Jaya kini menanti realisasi fisik di lapangan.
Pembangunan jembatan ini diharapkan tidak hanya menjamin keselamatan jiwa, tetapi juga memperlancar urat nadi perekonomian di Kecamatan Pinang Raya dan sekitarnya.
(Johan SP)












