Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Target Huntara Sumatera Capai 80%, Satgas PRR Tuntaskan Relokasi Pengungsi di Sumatera Utara

28
×

Target Huntara Sumatera Capai 80%, Satgas PRR Tuntaskan Relokasi Pengungsi di Sumatera Utara

Sebarkan artikel ini
https://targetberita.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-14-at-19.21.23.jpeg

Targetberita.co.id Jakarta, Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mencatat kemajuan signifikan dalam penanganan pengungsi, Minggu (15/3/2026).

‎Seluruh penyintas bencana hidrometeorologi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah berhasil direlokasi dari tenda pengungsian menuju hunian yang lebih layak.

‎Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 14 Maret 2026, jumlah pengungsi yang masih bertahan di tenda kini tersisa 812 Kepala Keluarga (KK), berkurang drastis dari sebelumnya 1.314 KK.

‎Penurunan ini dipicu oleh keberhasilan relokasi di Sumut yang kini menyusul jejak Sumatera Barat dalam mengosongkan area pengungsian darurat.

‎Saat ini, sisa pengungsi yang masih berada di tenda hanya terkonsentrasi di wilayah terdampak di Provinsi Aceh.

‎Progres Pembangunan Hunian
‎Keberhasilan relokasi ini didorong oleh percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di tiga provinsi terdampak.

‎Dari target 19.295 unit Huntara, sebanyak 15.595 unit atau sekitar 80 persen telah rampung. Rincian capaian per provinsi adalah sebagai berikut:

‎Sumatera Barat: 100% (Tuntas)
‎Sumatera Utara: 95%
‎Aceh: 77%

‎Paralel dengan Huntara, pembangunan Hunian Tetap (Huntap) juga terus dikebut.

‎Sebanyak 110 unit Huntap telah selesai dibangun dari total rencana 36.669 unit, dengan 1.359 unit lainnya sedang dalam tahap konstruksi.

‎Bagi penyintas yang memilih tidak tinggal di Huntara, pemerintah memastikan dukungan finansial melalui Dana Tunggu Hunian (DTH).

‎Satgas PRR melaporkan bahwa penyaluran DTH telah mencapai 100 persen, di mana dana telah ditransfer ke seluruh rekening 13.728 penerima manfaat di tiga provinsi.

‎Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin warga terlalu lama tinggal di tenda darurat. Mengingat bencana telah berlalu lebih dari tiga bulan sejak akhir November lalu, percepatan relokasi menjadi prioritas mutlak.

‎” Tidak elok kalau mereka masih di tenda-tenda setelah masuk bulan ketiga. Saya instruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk segera menuntaskan persoalan hunian ini agar masyarakat bisa segera kembali ke kehidupan yang lebih stabil,” ujar Tito dalam Rakor Tingkat Menteri di Jakarta beberapa waktu lalu.

‎(Farid Hidayat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *