Targetberita.co.id Lebak – Banten, Ketua Yayasan At-Taubah 60, Erry Rebruanto, turun langsung mendampingi warga dalam pameran rangkaian perayaan Seba Baduy 2026 yang berlangsung pada 23–25 April 2026.
Kehadiran yayasan ini bertujuan untuk memperkuat dimensi edukasi berbasis kearifan lokal, terutama bagi generasi muda dan pelajar.
Erry Rebruanto menjelaskan bahwa momentum Seba Baduy tahun ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi besar Kampung Landeuh.
Menurutnya, pameran ini bukan sekadar ajang jual beli produk, melainkan ruang transfer pengetahuan.
“Kami ingin para pelajar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga memahami filosofi dan proses pembuatan setiap produk. Ini adalah bagian dari edukasi karakter berbasis budaya,” ujar Erry di sela-sela kegiatan.
Dalam pameran ini, Yayasan At-Taubah 60 bersama warga menyajikan berbagai materi edukasi interaktif yang menarik minat pengunjung, di antaranya:
1. Seni Anyaman: Praktik langsung pembuatan kerajinan bambu.
2. Fashion Berkelanjutan: Teknik eco print yang ramah lingkungan.
3. Budidaya Alam: Pengenalan ternak madu trigona.
4. Kriya Tradisional: Pembuatan gelang autentik dari kulit kayu Terep Koja.
5. Kuliner Herbal: Proses pengolahan gula jahe tradisional.
Efektivitas konsep edukasi ini terlihat dari tingginya antusiasme peserta. Sebelumnya, pada 22 April, sebanyak 346 siswa dari SMPN 4 Tangerang Selatan telah berkunjung dan terlibat langsung dalam praktik pembuatan kerajinan tersebut.
Melalui pendampingan ini, Yayasan At-Taubah 60 berharap kesadaran generasi muda terhadap pelestarian budaya semakin meningkat, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif bagi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
(Agus Bule)
Angkat Edukasi Kearifan Lokal, Ketua Yayasan At-Taubah 60 Dampingi Warga di Pameran Seba Baduy 2026












