logo tb
BeritaDaerahNasionalNewsPadangSumatera BaratTerkini

‎Kepala BGN: Program Makan Bergizi Gratis Telah Salurkan Rp60 Triliun, Gerakkan Ekonomi Daerah

84
×

‎Kepala BGN: Program Makan Bergizi Gratis Telah Salurkan Rp60 Triliun, Gerakkan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Padang – Sumatera Barat, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mulai memberikan dampak signifikan bagi perekonomian nasional.

‎Hingga April 2026, pemerintah telah menyalurkan anggaran sebesar Rp. 60 triliun dari total pagu Rp. 268 triliun yang dialokasikan pusat.

‎Penyaluran dana tersebut dilakukan secara transparan melalui mekanisme virtual account Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh pelosok tanah air.

‎Dalam kunjungannya di Kota Padang, Rabu (22/4/2026), Dadan menjelaskan bahwa perputaran ekonomi senilai Rp. 60 triliun sepanjang Januari-April 2026 ini sangat dirasakan oleh para produsen pangan lokal.

‎Salah satu contoh nyata terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

‎”Sebelum program MBG masuk, petani jeruk di Jember sempat terpuruk karena harga anjlok hingga Rp. 4.000 per kilogram. Namun, berkat penyerapan melalui program ini, harga jeruk kini stabil di kisaran Rp. 10.000 per kilogram. Ini bukti nyata bahwa MBG memberdayakan masyarakat,” ujar Dadan.

‎Setiap unit SPPG memiliki kapasitas penyerapan komoditas yang besar guna memenuhi kebutuhan penerima manfaat. Secara rata-rata, satu unit SPPG membutuhkan:
‎5 ton beras (setara 10 ton gabah kering) per bulan.

‎Ribuan butir telur ayam, ikan, susu, serta sayur-mayur segar yang dipasok langsung dari lingkungan sekitar.

‎Investasi Generasi Masa Depan
‎Selain sebagai motor penggerak ekonomi, Dadan menekankan bahwa misi utama MBG adalah memutus mata rantai stunting.

‎Intervensi gizi difokuskan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dari janin dalam kandungan hingga anak usia dini.

‎”Ini adalah kebijakan strategis pemerintah pusat. Kami tidak hanya memberi makan, tapi sedang membangun pondasi generasi yang lebih sehat dan cerdas, sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi masyarakat bawah terus berjalan,” pungkasnya.

‎(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *