logo tb
BantenBeritaDaerahLebakNasionalNewsTerkini

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Camat dan Ketua MUI Leuwidamar Ajak Santri Perkuat Agama dan Persatuan Bangsa

63
×

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Camat dan Ketua MUI Leuwidamar Ajak Santri Perkuat Agama dan Persatuan Bangsa

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Leuwidamar – Lebak – Banten, Upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 digelar di halaman Kantor Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis (22/10/2026).

H. SARMILI, SH., MH.

Kegiatan berlangsung dengan dihadiri unsur pemerintahan, tokoh agama, TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Leuwidamar, H. Agung Nugraha, S.KM., M.M., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Leuwidamar, K.H. Johanda, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Leuwidamar, Danramil Leuwidamar beserta anggota, serta Kapolsek Leuwidamar beserta anggota.

Turut hadir para kepala desa se-Kecamatan Leuwidamar, para ketua RT dan RW setempat, serta dewan guru yang ikut menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional tahun ini.

Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sekaligus memperkuat peran santri dalam menjaga nilai-nilai agama, persatuan, dan keutuhan bangsa.

Camat Leuwidamar: Santri Harus Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Camat Leuwidamar, H. Agung Nugraha, S.KM., M.M., menekankan pentingnya menjadikan Hari Santri Nasional sebagai momentum untuk meningkatkan semangat belajar, menjaga akhlak, dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan masyarakat.

Menurutnya, santri memiliki peran penting bukan hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat.

Ia berharap peringatan Hari Santri Nasional dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus menuntut ilmu, menghormati para guru dan ulama, serta berkontribusi positif bagi Kecamatan Leuwidamar.

Ketua MUI Leuwidamar K.H. Johanda: Jaga Akhlak dan Persatuan

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Leuwidamar, K.H. Johanda, menyoroti pentingnya peran santri dalam menjaga nilai-nilai Islam, memperkuat akhlak, serta membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

Menurutnya, santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, menghormati para ulama dan guru, serta menjaga persaudaraan di tengah perbedaan.

Ia juga berharap semangat Hari Santri Nasional tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui pengamalan ajaran agama, kepedulian sosial, dan upaya menjaga persatuan umat.

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional di Kecamatan Leuwidamar juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tenaga pendidik, serta unsur TNI-Polri.

Sinergi berbagai elemen tersebut diharapkan dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, religius, dan harmonis.

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi santri dan ulama dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Melalui peringatan HSN 2026, semangat santri diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang berilmu, berkarakter, cinta tanah air, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Apiyudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43