Targetberita.co.id Jakarta, Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) mempertajam kemampuan operasional drone sebagai bagian dari adaptasi terhadap dinamika peperangan modern.
Upaya tersebut diwujudkan salah satunya melalui pelatihan drone intensif yang digelar oleh pasukan elite TNI Angkatan Udara (TNI AU) tersebut di Rancaupas, Bandung, Jawa Barat, Senin (26/1/2026).
“Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kemahiran menggunakan berbagai jenis drone tempur dan intelijen yang kini menjadi elemen krusial dalam operasi militer modern,” tulis Penerangan Korpasgat, dikutip dari instagram @korpasgat_tniau, Sabtu (31/1/2026).
Asisten Operasi (Asops) Korpasgat Kolonel Pas Kutoyo menegaskan drone bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan telah menjadi kekuatan strategis dalam intelijen, pengintaian, dan dukungan tempur.
Dalam pelatihan tersebut, prajurit Korpasgat berlatih dengan mengoperasikan sejumlah platform drone canggih, di antaranya drone FPV kamikaze, drone FPV dropping bomb, serta drone surveillance untuk pengintaian dan pemantauan wilayah operasi.
Selain itu, mereka juga berlatih dengan drone Alugara yang memiliki kemampuan untuk membawa senapan serbu dan pelontar granat otomatis (Milkor).
Para prajurit dibekali kemampuan pengoperasian drone secara presisi, mulai dari navigasi taktis, pengumpulan data intelijen real-time, hingga simulasi skenario pertempuran modern yang menuntut kecepatan, akurasi, dan kerahasiaan informasi.
Pelatihan juga berfokus pada integrasi drone dengan satuan darat, guna mendukung pengambilan keputusan komandan di lapangan.
(Agus)












