Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Ahmad Sahroni Minta Kapolda Babel Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Lingkungan

70
×

Ahmad Sahroni Minta Kapolda Babel Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Kapolda Bangka Belitung turun langsung mengusut kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis lingkungan Muhammad Rosidi di Bangka Selatan.

“Saya minta Pak Kapolda Bangka Belitung tegas dan langsung turun tangan memberi atensi kasus ini dan jangan berlama-lama, segera usut fakta-fakta kejadiannya. Siapa pun pelakunya harus segera diungkapkan ke publik seterang-terangnya,” kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Ia mengaku geram dengan terulangnya kasus penyiraman air keras. Menurutnya, penyerangan terhadap pihak yang bersuara kritis merupakan situasi berbahaya jika dibiarkan.

“Ini jelas teror terstruktur, bukan hanya buat aktivis, tetapi juga buat kita semua. Ini benar-benar sudah sangat mengkhawatirkan. Nah ini baru lagi ketahuan ada kejadian di Babel. Besok siapa lagi? Bisa saja menimpa siapa pun di luar sana,” ujarnya.

Sahroni menilai pola ancaman tersebut sangat berbahaya bagi keamanan masyarakat sipil. Karena itu, kepolisian harus segera mengungkap dan menangkap pelaku serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Sebelumnya, Muhammad Rosidi menjadi korban penyiraman air keras di depan Apotek K24 Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Senin (30/3) sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu ia sedang menyusul temannya menggunakan mobil.

Para pelaku diduga menggunakan motor matic dan melemparkan zat asam korosif ke arah jendela mobil yang terbuka.

Cairan tersebut mengenai tubuh Rosidi hingga menyebabkan luka bakar di bagian kaki, tangan, dan selangkangan.

Pasca kejadian, kasus dilaporkan ke Polres Bangka Selatan pada esok harinya. Rosidi juga telah dipanggil kepolisian untuk pemeriksaan klarifikasi atas insiden yang menimpanya.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *