logo tb
BeritaDaerahJayapuraNasionalNewsPapuaTerkini

BDC Persipura 1963 Ajak Warga Beli Tiket sebagai Dukungan

65
×

BDC Persipura 1963 Ajak Warga Beli Tiket sebagai Dukungan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jayapura – Papua, Black Danger Community (BDC) Persipura 1963 mengajak masyarakat Jayapura dan sekitarnya untuk memberikan dukungan nyata terhadap kebangkitan Persipura Jayapura dengan membeli tiket pertandingan dan hadir langsung ke stadion.

Ketua BDC Persipura 1963, Jansen Previdea Karet, mengatakan pembelian tiket merupakan bentuk partisipasi nyata suporter dalam mendukung perjuangan Persipura di Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026.

“Jika masyarakat mencintai Persipura, maka datanglah ke stadion dan belilah tiket pertandingan,” kata Jansen di Abepura, Jumat (2/1/2026).

Menurut dia, dukungan melalui pembelian tiket tak hanya berdampak secara moral, tapi juga material bagi klub. Karena itu, tak ada lagi perlakuan khusus bagi siapa pun dalam mendukung Persipura.

“Tak ada lagi perlakuan khusus dari manajemen kepada siapa pun. Artinya, pemain, suporter, dan penonton memiliki tanggung jawab yang sama,” ujarnya.

Persipura Jayapura dijadwalkan menjamu Deltras FC Sidoarjo pada lanjutan putaran kedua Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 Grup B Wilayah Timur di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Minggu (4/1/2026) pukul 15.30 WIT.

Jansen juga menyampaikan apresiasi khususnya kepada Manajer Persipura Jayapura Owen Rahadian, yang dinilainya berani mengambil langkah besar dengan turun langsung membangun kesadaran masyarakat untuk mendukung klub secara berkelanjutan.

“Pak Owen menghadirkan langkah baru dan terobosan baru dengan mengajarkan masyarakat Papua untuk mencintai Persipura bukan hanya dengan datang ke stadion, tapi juga dengan berpartisipasi nyata melalui pembelian tiket,” katanya.

Selain dukungan suporter, BDC Persipura 1963 berharap Persipura dapat kembali bermain di Stadion Mandala. Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, disebut telah menyatakan dukungan apabila pertandingan digelar di stadion tersebut, dengan tetap memperhatikan seluruh regulasi dari PT Liga Indonesia dan Liga 2.

“Manajemen diharapkan sigap menangkap peluang ini, agar Persipura bisa kembali bermain di Stadion Mandala,” ujarnya.

Stadion Mandala dinilai memiliki nilai historis tinggi dan menjadi simbol identitas masyarakat Papua.

Oleh karena itu, dibutuhkan komunikasi yang intensif antara pemerintah dan manajemen, termasuk terkait rehabilitasi stadion dan kesiapan fasilitas pendukung.

Terkait komposisi pemain, BDC berharap manajemen dan tim pelatih mampu menghadirkan tambahan pemain-pemain kunci, terutama play maker, untuk mensuplai bola dan menjaga keseimbangan tim serta striker murni yang memiliki naluri mencetak gol. Persipura masih kurang di posisis ini.

Apalagi di putaran kedua ini, persaingan makin ketat, lantaran semua tim memiliki target promosi ke liga 1

“Perfoma Persipura di putaran pertama, setelah ditangani Coach Rahmat Darmawan (RD) terus menunjukkan perkembangan positif,” ungkap Jansen.

“Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum terakhir dan terbaik bagi Persipura untuk kembali ke liga 1 kasta tertinggi sepak bola Indonesia,” tutup Jansen.

(Red)