Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Dankodaeral III Hadiri Syukuran Validasi Orgnisasi Korps Marinir

475
×

Dankodaeral III Hadiri Syukuran Validasi Orgnisasi Korps Marinir

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M. didampingi oleh Ketua Koordinator Cabang (Korcab) III Daerah Jalasenastri Armada (DJA) I Ny. Hening Uki Prasetia, menghadiri Upacara dan Syukuran Validasi Organisasi (Valor) Korps Marinir yang digelar di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas validasi organisasi dan kenaikan pangkat Panglima Korps Marinir. Sebagaimana diketahui bahwa, Presiden Prabowo Subianto telah menaikkan pangkat Pangkormar menjadi Bintang 3 (Tiga) di Pusdiklatpassus Batujajar Bandung beberapa waktu yang lalu.

Turut hadir dalam upacara dan syukuran ini Kepala Staf Angkatan Laut Laksmana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla, beserta Ny. Fera Muhammad Ali dan Pejabat TNI Angkatan Laut lainnya.

Dengan adanya Validasi Korps Marinir, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme Korps Marinir dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dankodaeral III menyampaikan bahwa, syukuran ini merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi dan sinergitas, serta tonggak sejarah tercapainya validasi yang dicita-citakan.

“Diharapkan sinergitas dan semangat kebersamaan sebagai Prajurit Jalasena semakin kuat, juga profesional dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang optimal demi kejayaan TNI Angkatan Laut, TNI, bangsa, dan negara,” ujar Laksda Uki.

(Agus)

An – 26 Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas Tanpa Tanda Serangan KRIMEA – Dugaan gangguan teknis menjadi fokus awal penyelidikan jatuhnya pesawat angkut militer Rusia jenis Antonov An-26 di wilayah Semenanjung Krimea yang menewaskan seluruh 29 orang di dalamnya. Insiden ini terjadi saat pesawat menjalankan penerbangan rutin dan kehilangan kontak dengan pusat kendali. Kementerian Pertahanan Rusia mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pesawat terputus pada Senin 31 Maret 2026 sekitar pukul 18.00 waktu Moskow saat pesawat berada di udara dalam misi terjadwal. “Pada 31 Maret sekitar pukul 18.00 waktu Moskow, kontak hilang dengan pesawat angkut militer An-26 saat sedang menjalankan penerbangan terjadwal di atas Semenanjung Krimea,” kata kementerian tersebut, sebagaimana dilansir Cnbc Indonesia, Rabu, (01/04/2026). Tim pencarian dan penyelamatan kemudian dikerahkan dan berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat. Dari hasil temuan di lapangan, seluruh awak dan penumpang dinyatakan meninggal dunia. “Tim pencarian dan penyelamatan telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat An-26. Berdasarkan laporan dari lokasi, enam awak dan 23 penumpang di dalamnya tewas,” tambah kementerian itu. Total korban dalam insiden ini mencapai 29 orang, terdiri dari enam awak dan 23 penumpang. Tidak ditemukan adanya korban selamat dalam peristiwa tersebut. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa hasil pemeriksaan awal terhadap puing-puing pesawat tidak menunjukkan adanya tanda-tanda dampak eksternal. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kecelakaan kemungkinan besar dipicu oleh kegagalan teknis pada pesawat. Meski demikian, penyelidikan lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut. Otoritas terkait juga tengah mengumpulkan data penerbangan dan rekaman komunikasi guna mengungkap kronologi lengkap kejadian. Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan penerbangan militer, khususnya terkait kelayakan teknis armada yang digunakan dalam operasi rutin. Hasil investigasi diharapkan dapat memberikan kejelasan penyebab kecelakaan sekaligus menjadi dasar evaluasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Berita

Targetberita.co.id Krimea – Ukraina, Dugaan gangguan teknis menjadi…