logo tb
BeritaDaerahJawa BaratKarawangNasionalNewsTerkini

Didampingi Wabup dan Sekda, Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir di Karawang

174
×

Didampingi Wabup dan Sekda, Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir di Karawang

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Karawang Barat – Jawa Barat, Untuk memastikan penanganan bencana berjalan secara cepat, tepat dan berorientasi pada kebutuhan riil warga, khususnya terkait aspek kesehatan dan keselamatan, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Senin (19/1/2026).

Kunjungan Wapres Gibran ini didampingi Wakil Bupati Karawang H. Maslani dan Sekda Karawang H. Asep Aang Rahmatullah.

Terpantau, Wapres Gibran mengunjungi tiga posko pengungsian banjir, yakni Posko DTA Al-Furqon, Posko Masjid Al-Furqon, dan Posko Aula Kelurahan Tanjungpura.

Di setiap lokasi, Wapres berdialog dengan para pengungsi dan menyerap aspirasi dan kebutuhan mereka selama berada di pengungsian.

Pada kesempatan tersebut, Wapres menegaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, terutama layanan kesehatan bagi kelompok rentan.

“Pak Wapres menekankan agar pelayanan kesehatan benar-benar diprioritaskan, terutama untuk anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas,” tutur Wakil Bupati Karawang, H. Maslani.

Selain layanan kesehatan, Wapres juga menginstruksikan agar kebutuhan pengungsi lainnya segera didata dan dipenuhi.

Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan darurat sekaligus mendukung proses pemulihan.

“Insya Allah akan kami rekap, mulai dari rumah yang rubuh, kebutuhan WC portable, hingga kekurangan logistik lain yang dibutuhkan para pengungsi,” ujarnya.

Menurut Maslani, pemerintah pusat juga akan turut membantu penyedi penyediaan berbagai kebutuhan tersebut.

Sebagai informasi, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Karawang, sebanyak 4.304 kepala keluarga atau sekitar 14.000 jiwa terdampak banjir di 12 kecamatan.

(Parlindungan Marpaung)