Targetberita.co.id Jakarta, Kemacetan parah terjadi di sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara. Jalan Raya Cakung-Cilincing Raya hingga Jalan Raya Akses Marunda terpantau macet parah sejak pukul 18.00 WIB, Kamis (8/1/2026).
“Akses Jalan Marunda pun mengalami kemacetan arus lalu lintas arah lampu merah gang sate,” tulis akun Instagram @jakut info.
“Tor monitor gak gerak nih,” lanjutnya menuliskan lokasi di Jalan Raya Cakung-Cilincing.
Kemacetan juga terjadi dari Arah Pelabuhan Tanjung Priok menuju Jalan Raya Cakung Cilincing.
Lalu lintas mengalami kepadatan tak bergerak, Pesepeda motor bergerak di jalur tengah dihimpit oleh mobil dan truk trailer di kedua sisi.
Jalan Tanjung Priok Macet Parah, Pelindo Diminta Evaluasi Total Sistem Logistik
“Terpantau arah dari Priok ke Cakung Cilincing padat tidal bergerak sampai saat ini,” ujar pengguna jalan Ana Rosdiana, dalam unggahan ceritanya yang diposting ulang akun Instagram @jakut.info.
Selain itu, kemacetan juga menyusur ke arah Jalan Tol Rorotan dari arah Marunda. Bahkan beberapa kendaraan mematikan mesin mobilnya karena arus lalu lintas yang tak kunjung bergerak.
Selain itu, tampak beberapa orang juga berjalan kaki turun dari atas tol di Kawasan KBN Cakung, karena tak kuat menahan kemacetan.
Tak hanya itu, kemacetan juga bahkan merembet ke arah perempatan kawasan Jakarta Garden City (JGC), Pulogadung dan Jalan Raya Bekasi.
Akibat kemacetan parah ini, para pengguna jalan memilih memutar balik dan mencari jalur alternatif. Namun demikan, jalur alternatif tersebut juga dipadati oleh kendaraan lain
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengungkap penyebab kemacetan parah di Jalan Cakung-Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (8/1/2026) malam.
Salah satunya karena volume keluar-masuk truk kontainer dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok.
“Semalam itu di Cakung-Cilincing itu sebetulnya hanya peningkatan volume kendaraan saja, tapi memang didapati juga–terutama di Bapek–ada beberapa kendaraan yang bermasalah, jadi crowded,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komaruddin, saat dihubungi ,Jumat (9/1/2026).
Komarudin mengatakan Hari Rabu, Kamis, dan Jumat merupakan jadwal keluar-masuk kapal ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Priok.
Selama tiga hari tersebut, kapal banyak bersandar ke pelabuhan, sehingga truk kontainer juga mengalami peningkatan di ruas jalan arteri, terutama yang menuju kawasan pelabuhan.
“Rutinitas Hari Rabu, Kamis, dan Jumat itu memang jadwalnya ekspor impor, jadi volume kendaraan besar keluar-masuk pelabuhan meningkat, karena jadwal kapal sandar di tiga hari itu,” jelasnya.
(Daniel Turangan)












