Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaCilodongDaerahDepokJawa BaratNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Divisi Infanteri 1 Kostrad Gelar Lomba Mancing Meriahkan HUT Ke-59

348
×

Divisi Infanteri 1 Kostrad Gelar Lomba Mancing Meriahkan HUT Ke-59

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Cilodong, Depok – Jawa Barat, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-59 Divisi Infanteri 1 Kostrad, diadakan Lomba Mancing yang berlangsung di Kolam Pemancingan Divif 1 Kostrad (Taman 17 Agustus), Cilodong, Depok, Sabtu (21/12/2024).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si. Acara ini diikuti oleh prajurit maupun masyarakat umum dengan menyediakan 200 lapak pemancingan untuk para peserta.

Panitia lomba memberikan penghargaan kepada peserta yang berhasil menangkap ikan terberat untuk juara pertama, kedua, dan ketiga. Selain itu, berbagai doorprize menarik juga telah disiapkan untuk memeriahkan suasana.

Adapun Hasil Lomba Memancing,
Juara 1 Kopda Edi Satuan Yonarmed 9/Pasopati Nomor Lapak 041 dengan Berat Ikan 3,9 Kg

Juara 2 Serma Riki Satuan Yonif 320/Badak Putih Nomor Lapak 061 dengan Berat Ikan 2,990 Kg

Juara 3 Kopda Apri Satuan Brigif 13/Galuh Rahayu Nomor Lapak 151 dengan Berat Ikan 2,750 Kg

Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat hubungan antara prajurit Divif 1 Kostrad dengan masyarakat sekitar.

(Red)

An – 26 Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas Tanpa Tanda Serangan KRIMEA – Dugaan gangguan teknis menjadi fokus awal penyelidikan jatuhnya pesawat angkut militer Rusia jenis Antonov An-26 di wilayah Semenanjung Krimea yang menewaskan seluruh 29 orang di dalamnya. Insiden ini terjadi saat pesawat menjalankan penerbangan rutin dan kehilangan kontak dengan pusat kendali. Kementerian Pertahanan Rusia mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pesawat terputus pada Senin 31 Maret 2026 sekitar pukul 18.00 waktu Moskow saat pesawat berada di udara dalam misi terjadwal. “Pada 31 Maret sekitar pukul 18.00 waktu Moskow, kontak hilang dengan pesawat angkut militer An-26 saat sedang menjalankan penerbangan terjadwal di atas Semenanjung Krimea,” kata kementerian tersebut, sebagaimana dilansir Cnbc Indonesia, Rabu, (01/04/2026). Tim pencarian dan penyelamatan kemudian dikerahkan dan berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat. Dari hasil temuan di lapangan, seluruh awak dan penumpang dinyatakan meninggal dunia. “Tim pencarian dan penyelamatan telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat An-26. Berdasarkan laporan dari lokasi, enam awak dan 23 penumpang di dalamnya tewas,” tambah kementerian itu. Total korban dalam insiden ini mencapai 29 orang, terdiri dari enam awak dan 23 penumpang. Tidak ditemukan adanya korban selamat dalam peristiwa tersebut. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa hasil pemeriksaan awal terhadap puing-puing pesawat tidak menunjukkan adanya tanda-tanda dampak eksternal. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kecelakaan kemungkinan besar dipicu oleh kegagalan teknis pada pesawat. Meski demikian, penyelidikan lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut. Otoritas terkait juga tengah mengumpulkan data penerbangan dan rekaman komunikasi guna mengungkap kronologi lengkap kejadian. Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan penerbangan militer, khususnya terkait kelayakan teknis armada yang digunakan dalam operasi rutin. Hasil investigasi diharapkan dapat memberikan kejelasan penyebab kecelakaan sekaligus menjadi dasar evaluasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Berita

Targetberita.co.id Krimea – Ukraina, Dugaan gangguan teknis menjadi…