Targetberita.co.id Serang – Banten, Serang, 12 Januari 2026 – Kepolisian Resor Cikande Polres Serang menerima laporan sementara dua orang korban yang berinisial Si (70) dan Mr (60).

Diduga Pelaku Fi yang beralamat di Kampung Darat Sawah RT.07/02 desa Cijeruk, kecamatan Kibin, kabupaten Serang Banten, diduga melakukan Investasi Bodong dalam melakukan aksinya dengan menggunakan konsep investasi umroh “Auto Gajian Melimpah, dengan total kerugian yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp. 90.000.000,-. bahkan bisa lebih.
Investasi yang merupakan program Majlis Ta’lim Al-Hidayah dengan sebutan “Program Auto Gajian Melimpah”, dengan menyetorkan atau berinvestasi uang sebesar Rp. 5 juta rupiah untuk Umroh dengan janji 3 tahun berangkat Umroh pada tahun 2023 kepada jemaah yang notabenen masyarakat desa Cijeruk, kecamatan Kibin, kabupaten Serang.
Sehubungan tidak adanya kejelasan dan keberangkatan Umroh yang tak jelas, akhirnya korban membuat laporan kepolisian.
Menurut laporan korban, pelaku mengoperasikan layanan yang disebut “Program Auto Gajian Melimpah” mulai awal tahun 2020.
Konsep yang ditawarkan adalah jamaah menyetor atau investasi senilai Rp. 5 juta per orang dengan janji akan mendapatkan paket umroh setelah 3 tahun oleh diduga pelaku Fi, akan tetapi setelah 5 tahun berlalu Umroh pun tak kunjung berangkat.
Salah satu korban, berinisial MI (60) menerangkan bahwa dia telah berinvestasi dan menyetor Rp. 5 juta selama 5 tahun dan Fi yang diduga pelaku juga memberikan kwitansi, jadi saya merasa ini benar, ucapnya.
Saat awak media melakukan konfirmasi kepada diduga pelaku Fi, Fi mengatakan bahwa uang tersebut sudah disetorkan ke kantor Pusat dan menunggu pengembalian uang dari kantor pusat.
Saat awak media pamit dari kediaman diduga pelaku Fi, awak media ditahan dengan ditutup pintu gerbang rumah Fi dan berteriak memanggil warga setempat serta anak buahnya.
Selain itu salah satu awak media berinisial Y mengalami intimidasi dari anak buah diduga pelaku Fi tersebut.
“hp saya kan direbut dan KTA pun dirampas dan dilarang meliput kejadian keributan tersebut, bahkan saya akan dipukul oleh oknum yang tidak tahu namanya”.
Saya akan melaporkan hal tersebut ke Polres Serang, tegas Y.
(Buhari)












