logo tb
BeritaDaerahKalimantan TimurKota BontangNasionalNewsTerkini

HUT ke-18 Gerindra di Bontang, AH Tegaskan Kader Tidak Boleh Berjarak dengan Rakyat

69
×

HUT ke-18 Gerindra di Bontang, AH Tegaskan Kader Tidak Boleh Berjarak dengan Rakyat

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Kota Bontang – Kalimantan Timur, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Bontang mengelar apel internal perayaan HUT ke-18 partai bentukan Prabowo Subianto itu di halaman MTQ Bessai Berinta, Sabtu (7/2/2026) pagi.

Dalam arahannya, Ketua DPC Partai Gerindra Bontang, Agus Haris menyatakan HUT kali ini menjadi momentum penegasan arah perjuangan partai untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Kata dia, usia ke-18 menjadi fase kedewasaan partai untuk tidak sekadar solid secara internal, tapi juga aktif bergerak dan memberikan dampak langsung bagi rakyat.

“Di usia ke-18 ini, Gerindra membawa tiga kata kunci: kompak, bergerak, dan berdampak. Kompak berarti satu barisan dan satu semangat, meskipun kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda,” ujar politisi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bontang itu.

AH -sapaan akrabnya mengingatkan. Kekompakan kader, menjadi pondasi utama agar seluruh gerak partai sejalan dengan tujuan besar perjuangan.

Kekompakan internal harus diterjemahkan dalam gerak nyata di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh kader diminta tidak berjarak dengan warga.

Ia meminta semuanya harus aktif dalam kegiatan bertetangga. Serta berani mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat paling bawah.

“Bergerak artinya hadir di tengah masyarakat. Mendengar keluhan, menyerap aspirasi, dan memastikan suara warga tidak berhenti di lapangan, tetapi diperjuangkan hingga ke tingkat kebijakan,” jelasnya.

Aspirasi masyarakat, lanjutnya. Akan dihimpun secara berjenjang oleh kader hingga tingkat RT, kemudian disalurkan melalui struktur partai dari daerah sampai pusat.

Mekanisme tersebut dinilai penting agar perjuangan politik Gerindra benar-benar berdampak bagi kesejahteraan rakyat.

Lebih jauh, AH menegaskan, perbedaan latar belakang politik, suku, maupun agama tidak boleh menjadi sekat dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Fokus utama partai adalah kepentingan publik, bukan kepentingan kelompok tertentu,” tegasnya.

Sebagai informasi, apel pagi HUT Gerindra kali ini juga dirangkai dengan pembagian 300 paket sembako kepada pengurus dan kader partai.

Kegiatan ini dinilai menjadi symbol, bahwa peringatan HUT partai tidak hanya bersifat seremonial. Tetapi diharapkan juga memberi dampak nyata bagi sesama.

(Suhardy)