Targetberita.co.id Jakarta, Menjelang musim angin utara yang biasanya memicu gelombang tinggi dan cuaca ekstrem, TNI AL mengumpulkan nelayan serta pelaku usaha maritim di Pulau Midai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, untuk menyampaikan imbauan keselamatan melaut.
Kegiatan komunikasi sosial maritim (Komsosmar) itu digelar di Markas Pos TNI AL Midai, Kelurahan Sabang Barat, Jumat (28/11). Para nelayan, agen perikanan, dan agen pelayaran menerima pemaparan mengenai potensi cuaca buruk yang kerap terjadi di wilayah Natuna pada akhir tahun.
Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Ranai Kolonel Laut (P) Adhy Darmawan, sebelumnya menginstruksikan seluruh jajaran Pos TNI AL agar aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat pesisir.
“Jangan memaksakan melaut jika cuaca tidak memungkinkan. Pantau terus informasi cuaca resmi demi keselamatan,” tegasnya, dikutip dari keterangan Lanal Ranai, Sabtu (29/11).
Menindaklanjuti arahan tersebut, Komandan Pos TNI AL Midai Kapten Laut (P) Agus Haryanto, memimpin langsung penyampaian materi keselamatan bersama Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar). Dalam penjelasannya, ia mengingatkan warga tentang potensi angin kencang, hujan deras, hingga gelombang tinggi yang menjadi ciri musim utara.
Agus juga menekankan pentingnya memperbarui informasi cuaca dari BMKG dan sumber resmi lainnya. Jika terjadi kecelakaan di laut, nelayan diminta segera melapor melalui radio agar bisa ditangani dengan cepat.
Selain faktor cuaca, TNI AL menyoroti kesiapan kapal sebelum berangkat melaut. Peralatan navigasi, radio komunikasi, alat keselamatan, hingga perlengkapan penolong disebut wajib tersedia untuk mengurangi risiko fatalitas.
“Kewaspadaan ini tidak hanya berlaku untuk nelayan, tetapi juga seluruh masyarakat Pulau Midai karena angin kencang dan hujan deras bisa terjadi sewaktu-waktu,” ujar Agus.
TNI AL menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, sekaligus mendukung kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi yang telah diimbau Pemerintah Kabupaten Natuna.
“Segera laporkan jika ada kejadian menonjol di laut agar dapat ditangani cepat,” tutup Agus.
(Agus)












