Targetberita.co.id Jakarta, Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung mengundurkan diri dari jabatannya. Sebagai pengganti, Presiden Prabowo Subianto menyiapkan tiga kandidat.
Hal itu diketahui dari pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/1/2026).
“Berkenaan dengan Deputi Gubernur BI, ini bermula dari adanya surat pengunduran diri dari salah satu Deputi Gubernur BI. (Deputi gubernur yang mundur) Juda Agung,” ungkap Prasetyo.
Dia menjelaskan, sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku, presiden harus menyiapkan kandidat untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh pejabat bank sentral.
“Kemudian dilanjutkan dengan presiden mengirim surat presiden kepada DPR karena proses pemilihan ada di DPR melalui seleksi serta fit and proper test. Ada beberapa nama dan yang diusulkan Thomas,” tutur Prasetyo.
Thomas yang dimaksud Prasetyo adalah Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Berdasarkan data BI, Juda Agung resmi menjadi Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 147/P Tahun 2021 tanggal 24 Desember 2021.
Juda mengucapkan sumpah jabatan pada 6 Januari 2022 dengan masa jabatan sampai 2027.
Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, Juda menjabat sebagai Asisten Gubernur yang membawahi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial periode 2020-2022.
Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Internasional Monetary Fund (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat periode 2017-2019.
(Farid Hidayat)












