banner
Metropolitan

Jumhur Hidayat: Demo 10 Agustus Sudah Direncanakan, Tak Ada Hubungan dengan Rocky Gerung

57
×

Jumhur Hidayat: Demo 10 Agustus Sudah Direncanakan, Tak Ada Hubungan dengan Rocky Gerung

Sebarkan artikel ini

Jakarta, TargetBerita.co.id,- Koordinator Presidium Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) sekaligus Ketua Umum DPP KSPSI, Jumhur Hidayat menjelaskan rencana aksi buruh 10 Agustus yang digagas kelompoknya, tidak ada kaitan dengan seruan pengamat politik Rocky Gerung.

“Iya sudah direncanakan. Tidak ada hubungan sama Rocky. Rocky itu memberikan semangat justifikasi, enggak ada hubungan,” kata Jumhur saat dihubungi, Rabu (9/8).

Jumhur pun menjelaskan soal duduk kronologi pernyataan Rocky Gerung yang kini berujung dilaporkan ke polisi. Saat itu Rocky hadir dalam acara konsolidasi Akbar Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) pada 29 Juli 2023 di Islamic Center, Kota Bekasi.

Sebagai pembicara Rocky berorasi menyikapi berbagai isu dan kritik terhadap pemerintah, sampai akhirnya menyinggung soal rencana aksi ‘people power’ pada 10 Agustus 2023 dimana telah direncanakan AASB.

Hal tersebut senada dengan apa yang bakal menjadi tuntutan AASB beserta buruh lainnya, yakni mendesak pemerintah mencabut Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) dan sejumlah undang-undang yang tak berpihak kepada rakyat.

“Itu Rocky di acara saya. Itu konsolidasi buruh untuk 10 Agustus di kita. Rocky kita undang, Anda lihat dong di belakang Rocky siapa itu fotonya. Foto saya,” ucapnya.

Adapun rencana aksi besok, kata Jumhur, pihaknya telah sepakat menggelar aksi bersama Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) pimpinan Nining Elitos. Namun aksinya itu berbeda dengan aksi yang digelar Partai Buruh Rabu (9/8) hari ini.

“Demo dengan Nining, kita sama tanggalnya sepakat sama-sama tanggal 10. Cuman beda aliansi, tapi sama kita sepakat tanggal 10. (Demo buruh hari ini), itu Iqbal,” ujarnya.

Pernyataan Rocky Berujung Polisi

Diketahui jika ucapan Rocky “Jadi teman-teman, saya berpikir bahwa satu waktu sejarah Indonesia akan ditulis kembali bahwa gerakan reformasi di 20 Mei 1998 ditulis ulang oleh gerakan buruh 10 Agustus 2023,” Berujung dilaporkannya Rocky ke polisi.

Salah satunya yang dilayangkan Tim Hukum BBHAR DPP PDI Perjuangan yang beberapa waktu lalu melaporkan Rocky ke Bareskrim Polri, karena merasa apa yang disampaikan Pengamat Politik itu adalah fitnah dan provokoasi.

“Waktu dia berbicara di hadapan para buruh di bekasi, kemudian aksi serikat pekerja logam dan elektronik mesin di Kabupaten Bekasi. Kami menduga ada fitnah yang dilakukan, Rocky Gerung,” kata Diwakili perwakilan Tim Hukum BBHAR DPP PDI Perjuangan, Johannes Oberlin. L. Tobing kepada awak media di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/ 8).

Adapun beberapa pernyataan Rocky yang menjadi catatan Johannes, dia ntaranya soal penundaan pemilu. Kemudian, ketidakpedulian Jokowi kepada para buruh sampai mengajak untuk melakukan people power atau gerakan masyarakat, dimulai 10 Agustus 2023.

Termasuk soal ambisi Jokowi yang ingin mempertahankan kekuasaannya dengan pergi ke Cina, guna mencari investor untuk pembangunan IKN Nusantara, sebagai penentu nasib atas programnya.

“Kami menduga ini Rocky Gerung sudah melakukan perbuatan melawan hukum kami duga ini melanggar hukum pidana. Maka kesempatan kali ini kami akan mencoba membuat laporan ke Bareskrim,” tambah dia.

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/217/VIII/2023/SPKT/ Bareskrim Polri tanggal 2 Agustus 2023. Terkait dugaan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. (Daniel/Red)

Sumber: liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *