Targetberita.co.id Jakarta, Curah hujan yang cukup tinggi sejak Senin dinihari (12/1/2026) hingga Senin siang hari ini membuat sejumlah titik di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, tak luput dari banjir dengan ketinggian genangan air rata-rata 10 hingga 30 cm.
Banjir juga menggenagi sejumlah ruas jalan yang menjadi akses atau jalur distribusi dari dan ke pelabuhan tersibuk di Indonesia itu, seperti di ruas jalan Cakung Cilincing, Martadinata, Jampea, dan Jalan Raya Pelabuhan serta Jalan Yos Sudarso.
Akibatnya kemacetan lalu lintas tak bisa dihindari dan banyak truk logistik alami hambatan yang hendak masuk maupun keluar pelabuhan Priok.
“Ya macet, banjir juga dimana-mana (Priok). Dari pada Truk kejebak macet mending tidak ambil order angkutan dulu hari ini. Truk di garasi saja lebih aman,” ungkap Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DKI Jakarta, Dharmawan Witanto,
Saat dikonfirmasi bagaimana dampaknya aktivitas di kawasan pelabuhan Priok, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Saputera, belum bisa berkomentar lantaran dirinya mengaku sedang turun langsung bersama tim untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas di kawasan pelabuhan Priok untuk mengurai hambatan akibat banjir yang menggenangi sejumlah titik di kawasan pelabuhan tersebut.
“Nanti ya saya update, sekarang saya masih ikut atur lalin dilapangan,” ujar Yandri kepada media Senin (12/1/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun media per 12 Januari 2026 pukul 08.00 Wib, bahwa rata-rata tingkat isian lapangan penumpukan atau yard occupancy ratio (YOR) pelabuhan Tanjung Priok dikisaran 26% s/d 68%.
Rincianya, rerata YOR di JICT tercatat 50%, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja 37% bok, IPC TPK Internasional (OJA) 50%, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 50%. IPC TPK Domestik (MSA) 58%, IPC TPK Domestik (Temas) 68%, IPC TPK Domestik (009) 26%, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 41%, IPC TPK Domestik (DHU) 51%.
Kemudian, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 49%, Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 37%, Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) 29%, Terminal Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) 41%, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 54%.
Curah Hujan Yang Tinggi menyebabkan banjir di di sejumlah titik kawasan pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (12/1/2026).
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian wilayah DKI Jakarta hujan ringan pada Senin (12/1/2026 ) pagi hingga malam.
BMKG melalui laman resminya merinci, wilayah DKI Jakarta pada pagi hari mulai dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan ringan hingga petir.
Memasuki siang hari, wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan ringan. Sedangkan Jakarta Timur diperkirakan berawan tebal.
Kemudian, pada sore hingga malam hari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan ringan dan berawan.
(Ricki)












