Targetberita.co.id Kab. Rohan Hilir – Riau, Anggota Koramil 0321-02/TP Kodim 0321/Rokan Hilir, Koptu Dedek Wijaya Nasution, melaksanakan pendampingan peninjauan jembatan bersama Tim Zeni Daerah Militer (Zidam) di Kepenghuluan Sekapas, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (20/1/2026) petang.
Peninjauan tersebut merupakan tahap awal perencanaan pembangunan jembatan gantung yang menjadi bagian dari program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka mendukung keselamatan masyarakat serta akses pendidikan anak-anak Indonesia di daerah terpencil dan wilayah yang sulit dijangkau.
Dalam kegiatan itu, Koptu Dedek Wijaya Nasution bersama tim Zidam meninjau langsung kondisi medan, lebar sungai, serta akses jalan menuju lokasi rencana pembangunan jembatan.
Hasil peninjauan lapangan ini akan dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan perencanaan teknis agar pembangunan jembatan memenuhi standar keamanan dan ketahanan konstruksi.
“Benar, semalam anggota kita melaksanakan pendampingan peninjauan jembatan di wilayah Desa Sekapas, Kecamatan Rantau Kopar,” kata Dandim 0321/Rohil Letkol Inf Diki Afriyadi S.Hub.Int yang dikonfirmasi melalui Danramil 02/TP Kapten Arh Iswandi Sikumbang, didampingi Batituud Serka Norton dan Koptu Dedek, Rabu (21/1/2026).
Menurut Danramil, kegiatan pendampingan ini merupakan wujud sinergi TNI Angkatan Darat dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur.
“Kehadiran kami juga bertujuan membantu kelancaran kegiatan serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Danramil menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial, serta meningkatkan keselamatan warga saat melintasi sungai, khususnya pada musim hujan.
Dengan adanya program pembangunan jembatan gantung dari Presiden RI tersebut, diharapkan pemerataan pembangunan dapat dirasakan hingga ke pelosok desa dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Setelah dilakukan peninjauan, jembatan yang dibutuhkan sebenarnya jembatan besi. Sementara program yang ada saat ini adalah jembatan gantung. Namun demikian, tetap akan diajukan oleh Zidam sesuai kebutuhan, mengingat jembatan ini merupakan jalan penghubung antar Kecamatan Rantau Kopar dengan Kecamatan Tanah Putih,” terang Danramil.
Ia menambahkan, jembatan yang direncanakan memiliki panjang 34 meter, lebar 4,5 meter, dan kedalaman sungai sekitar 10 meter.
Turut hadir dalam kegiatan peninjauan tersebut Penghulu Sekapas Syarkoni, Babinsa Sekapas, Sertu Sinaga (Zidam), Serda Ari (Zidam), serta staf Kepenghuluan Sekapas.
“Selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar,” tambah Batituud Serka Norton.
(Red)












