logo tb
BeritaDaerahKab. Tapanuli UtaraNasionalNewsSumatera UtaraTerkini

Korwil SPPI Taput Bungkam Soal Kelayakan Dapur MBG, Pengelola SPPG Lopo Jaya Klaim Sudah Sesuai Juknis

69
×

Korwil SPPI Taput Bungkam Soal Kelayakan Dapur MBG, Pengelola SPPG Lopo Jaya Klaim Sudah Sesuai Juknis

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Tapanuli Utara – Sumatera Utara, Koordinator Wilayah (Korwil) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kabupaten Tapanuli Utara, Syahmenan Lubis, enggan memberikan komentar terkait pemenuhan standar kelayakan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.



‎Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (13/03/2026), Syahmenan tidak memberikan tanggapan mengenai data dapur mana saja yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan.

‎Padahal, merujuk pada petunjuk teknis (Juknis) Badan Gizi Nasional (BGN), Korwil SPPI memiliki tanggung jawab krusial dalam menyurvei, memimpin, dan memastikan operasional dapur berjalan transparan serta akuntabel.
‎Klarifikasi Pengelola Dapur SPPG Lopo Jaya.

‎Berbanding terbalik dengan sikap Korwil, Kepala Dapur SPPG Lopo Jaya (Yayasan Pelita Kreasi Cendekia), M. Silaban, memberikan penjelasan detail terkait operasional dapur yang dikelolanya.

‎Ia menegaskan bahwa fasilitas di Pusat Pasar (Jalan Siliwangi) dan Desa Silait-lait telah memenuhi standar regulasi.

‎”Dapur kami sudah memiliki sertifikat SLHS. Mengenai menu dan harga, setiap hari kami laporkan secara transparan ke BGN pusat melalui aplikasi, serta kami publikasikan di media sosial,” ujar M. Silaban.

‎Terkait polemik spesifikasi bangunan, Silaban membantah adanya ketidaksesuaian.

‎Ia menjelaskan bahwa lahan yang digunakan seluas 495 m² (15m x 33m), masih berada dalam rentang standar juknis BGN yakni 300–800 m².

‎”Izin tidak mungkin keluar jika tidak layak. Prosesnya panjang, mulai dari survei lokasi yang dilakukan berkali-kali hingga pengawasan ketat saat tahap rehabilitasi bangunan. Bahkan pihak Koramil rutin melakukan pemantauan di lapangan,” tambahnya.

‎Tindak Lanjut Pembuangan Limbah
‎Mengenai sorotan terhadap sistem filterisasi pembuangan limbah di unit Desa Silait-lait, pihak pengelola menyatakan keterbukaannya terhadap masukan teknis.

‎”Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Meskipun menurut penilaian awal IPAL kami sudah baik, kami tetap meminta arahan lebih lanjut dari tim ahli Dinkes agar penanganannya benar-benar sesuai prosedur,” pungkas Silaban.

‎Hingga berita ini diturunkan, Korwil SPPI Taput tetap belum memberikan keterangan resmi mengenai sejauh mana pengawasan standar higiene dilakukan terhadap seluruh titik dapur MBG di Tapanuli Utara.

‎(Fulkan Tampubolon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *