Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

KRI Bima Suci Tuntaskan Etape I, Bawa 52 Kadet dari 24 Negara ke Jakarta

17
×

KRI Bima Suci Tuntaskan Etape I, Bawa 52 Kadet dari 24 Negara ke Jakarta

Sebarkan artikel ini
https://targetberita.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-14-at-19.21.23.jpeg

Targetberita.co.id Jakarta, Kapal layar latih TNI AL, KRI Bima Suci, sukses menuntaskan etape pertama dalam misi pelayaran muhibah diplomatik “duta bangsa” 2026. Kapal yang membawa puluhan kadet internasional ini resmi bersandar di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (28/3/2026).

Kedatangan kapal ini disambut langsung oleh jajaran petinggi TNI AL, mulai dari Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda Yayan Sofiyan, Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda Sigit Santoso, hingga Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda Rudhi Aviantara.

Pelayaran kali ini terasa spesial karena KRI Bima Suci juga mengemban misi Asean Plus Cadet Sail (APCS) 2026.

Sebanyak 52 kadet yang berasal dari 24 negara sahabat ikut serta mengarungi samudra bersama para taruna AAL angkatan ke-73.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menjelaskan, Jakarta merupakan titik awal penting setelah kapal bertolak dari Surabaya.

“Pelayaran ini adalah instrumen diplomasi pertahanan kita. KRI Bima Suci bukan sekadar kapal latih, tapi wahana membangun kepercayaan (mutual trust) dengan negara-negara sahabat melalui kehadiran 52 kadet internasional di atas kapal,” ujar Tunggul dalam keterangannya.

Tunggul menambahkan, keberhasilan menyelesaikan etape pertama ini menjadi modal kuat bagi para taruna untuk menghadapi tantangan pelayaran yang lebih jauh ke mancanegara.

Rute 124 Hari Menjelajah Dunia

KRI Bima Suci sebelumnya dilepas dari dermaga Madura, Komando Armada (Koarmada) II, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (26/3/2026) oleh Kepala Staf Koarmada II Laksamana Pertama Agam Endrasmoro.

Di bawah komando Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, kapal ini dijadwalkan menempuh perjalanan panjang selama 124 hari.

Misi pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) ke-10 ini akan menempuh jarak total 16.877 mil laut. Setelah dari Jakarta, kapal layar tiang tinggi ini akan melanjutkan perjalanan dengan rute yang sangat ambisius:

Etape awal: Jakarta–Belawan–Colombo (Sri Lanka).

Asia Tenggara dan Timur: Singapura–Danang (Vietnam)–Shanghai (Cina)–Busan (Korea Selatan).

Misi jauh: Vladivostok (Rusia)–Nagasaki (Jepang)–Manila (Filipina).

Etape akhir: Bitung–kembali ke Surabaya pada 28 Juli.

Selain misi diplomasi, pelayaran ini menjadi kawah candradimuka bagi taruna AAL tingkat II angkatan ke-73.

Mereka ditempa untuk memiliki karakter kepemimpinan, ketahanan fisik, serta wawasan kebaharian internasional.

“Para calon perwira ini diperkenalkan langsung pada dinamika operasi laut dan peran strategis TNI AL di kancah global. Ini adalah komitmen kami dalam mencetak prajurit yang profesional dan tangguh di segala medan,” pungkas Tunggul.

Hadirnya KRI Bima Suci di pelabuhan-pelabuhan internasional nantinya diharapkan tidak hanya membawa misi latihan, tetapi juga memperkenalkan budaya dan keramahan Indonesia kepada dunia melalui penampilan seni dan kirab kota yang menjadi ciri khas setiap kali kapal ini sandar.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *