Targetberita.co.id Jakarta, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Udara (TNI AU) Tahun Anggaran 2025 di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Mengusung tema “Transformasi TNI AU Melalui Modernisasi Alpalhankam dalam Rangka Menyongsong Era Perang Modern Guna Mewujudkan TNI AU yang AMPUH”, Rapim TNI AU turut dihadiri oleh jajaran pejabat TNI AU dan para komandan satuan.
Rapat pimpinan menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh jajaran TNI Angkatan Udara dalam menghadapi tantangan di masa depan. Dengan demikian, TNI AU dapat memperkokoh kekuatan udara nasional sebagai kontribusi nyata bagi kepentingan bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, KSAU kembali menegaskan lima prioritas TNI AU sebagai pedoman arah transformasi organisasi dalam merespons dinamika lingkungan strategis serta karakter perang modern yang semakin kompleks.
Melansir siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Sabtu (14/2/2026), kelima prioritas TNI AU mencakup modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), validasi organisasi, dan pengembangan peranti lunak.
Kemudian, TNI AU juga akan memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan nasional.
“Seluruh pimpinan diharapkan berpikir out of the box, berani mengambil inisiatif, serta bergerak cepat dan adaptif demi mewujudkan kejayaan TNI Angkatan Udara,” tegas KSAU.
Rapim TNI AU TA 2026 menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho S. Budi yang memaparkan materi tentang pembangunan teknologi siber dalam mendukung sistem pertahanan negara.
Selain itu, Kabaloghan Kementerian Pertahanan RI Marsdya TNI Yusuf Jauhari menyampaikan materi mengenai penguatan postur pertahanan negara dalam menghadapi perang modern.
(Agus)












