logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Langkah Walikota Jakarta Barat, atasi rendahnya tingkat partispasi CKG

23
×

Langkah Walikota Jakarta Barat, atasi rendahnya tingkat partispasi CKG

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Barat segera menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Permintaan tersebut disampaikan menyusul masih rendahnya tingkat partisipasi CKG di Jakarta Barat. Hingga 28 Desember 2025, capaian CKG baru mencapai sekitar 33,5 persen, menjadikan Jakarta Barat sebagai salah satu wilayah dengan capaian terendah di DKI Jakarta.

Untuk itu, Iin menginstruksikan seluruh kepala unit kerja agar memastikan setiap pegawainya telah melakukan pemeriksaan kesehatan paling lambat Rabu, 31 Desember 2025. Pemeriksaan dapat dilakukan di fasilitas layanan kesehatan terdekat, seperti Puskesmas maupun Satuan Pelaksana Kesehatan (Satpelkes).

“Saya minta para pimpinan unit memastikan seluruh anggotanya sudah melakukan cek kesehatan. Tidak perlu ragu, fasilitas layanan kesehatan sudah tersedia,” ujar Iin.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan justru penting untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini, mulai dari tekanan darah, kesehatan jantung, kadar kolesterol, hingga potensi diabetes. Dengan mengetahui kondisi kesehatan, pegawai dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat guna menjaga kebugaran dan produktivitas kerja.

“Targetnya kalau bisa 100 persen selesai sebelum akhir tahun. Kita tutup tahun ini dengan kondisi tubuh yang sehat, agar memasuki tahun baru dapat bekerja lebih optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong seluruh fasilitas layanan kesehatan untuk mengoptimalkan proses pendataan CKG, baik bagi pegawai yang telah maupun belum melakukan pemeriksaan.

“Kami sudah menginstruksikan Puskesmas dan Satpelkes agar memaksimalkan penginputan data CKG, sehingga OPD dapat langsung menindaklanjuti pegawai yang belum melakukan pemeriksaan,” jelas Sahruna.

Selain menyasar pegawai pemerintah, program CKG juga tetap dibuka untuk masyarakat umum yang membutuhkan layanan kesehatan. Seluruh Puskesmas di Jakarta Barat diminta memberikan pelayanan secara optimal kepada setiap pasien yang datang.

“Pelayanan CKG tetap berjalan untuk masyarakat umum. Siapa pun yang datang ke Puskesmas akan kami layani sebaik mungkin,” pungkasnya.

(Farid Hidayat)

Penulis: Farid HidayatEditor: Niken

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *