Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaDaerahKab. TobaNasionalNewsSumatera UtaraTerkini

‎Maruarar Sirait Tinjau Calon Penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Toba

108
×

‎Maruarar Sirait Tinjau Calon Penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Toba

Sebarkan artikel ini
https://targetberita.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-14-at-19.21.23.jpeg

Targetberita.co.id Balige – Kab. Toba – Sumatera Utara, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Toba pada Selasa (24/03/2026).

‎Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung Calon Penerima Bantuan (CPB) program Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di wilayah tersebut.

‎Dalam peninjauan ini, Menteri Maruarar didampingi oleh Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, Sekda Toba Paber Napitupulu, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

‎Rombongan mengunjungi sejumlah lokasi, di antaranya Desa Lumban Pea (Kecamatan Balige), serta Desa Patane V dan Desa Parparean II (Kecamatan Porsea).

‎Maruarar tidak hanya mengecek kondisi fisik rumah, tetapi juga memantau proses administrasi hingga mekanisme penawaran material oleh toko bangunan kepada warga.

‎Ia menegaskan pentingnya integritas dalam penyaluran bantuan ini.
‎”Ingat, tidak boleh ada pungli (pungutan liar). Kalau ada yang memungut biaya, langsung foto atau video. Kita proses hukum dan penjarakan,” tegas Maruarar saat berdialog dengan warga di Desa Lumban Pea.

‎Ia juga menekankan bahwa instruksi Presiden Prabowo Subianto sangat jelas: bantuan harus tepat sasaran.

‎”Penyaluran ini harus adil. Jangan sampai yang mampu justru mendapat bantuan, sementara yang miskin terlewatkan. Pak Prabowo telah meningkatkan anggaran tahun ini untuk memastikan rakyat kecil terbantu,” tambahnya disambut antusiasme warga.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, melaporkan bahwa saat ini tercatat lebih dari 8.400 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Toba. “Untuk data warga yang sama sekali belum memiliki rumah, saat ini masih dalam tahap pendataan intensif,” lapor Murphy kepada Menteri PKP.

‎Program BSPS ini dirancang untuk mendorong semangat gotong royong. Selain dana stimulan dari pemerintah, warga diharapkan mendapat dukungan swadaya dari keluarga maupun lingkungan sekitar, baik dalam bentuk tenaga, material, maupun dana tambahan.

‎Pada Tahun Anggaran 2026, Provinsi Sumatera Utara direncanakan menerima alokasi BSPS sebanyak 19.668 unit.

‎Khusus Kabupaten Toba, direncanakan mendapat kuota 509 unit yang tersebar di berbagai desa, termasuk 20 unit di Desa Lumban Pea.

‎Namun, jumlah tersebut masih akan melewati tahap verifikasi akhir oleh tim teknis Kementerian PKP untuk memastikan kelayakannya.

‎(Fulkan Tampubolon)