logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Megawati Umrah Bersama Keluarga, pada Bulan Rahmadan

68
×

Megawati Umrah Bersama Keluarga, pada Bulan Rahmadan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menjalankan ibadah umrah bersama keluarga di Tanah Suci.

Momen kebersamaan itu menjadi sorotan publik setelah beredar foto dan video yang memperlihatkan suasana haru saat salah satu putranya, Prananda Prabowo, mencukur rambut sang ibu sebagai bagian dari rangkaian ibadah.

Dalam sejumlah dokumentasi yang beredar, Megawati tampak mengenakan busana serba putih didampingi keluarga inti.

Prosesi tahalul yang ditandai dengan mencukur sebagian rambut setelah menyelesaikan rangkaian umrah dilakukan dengan khidmat.

Prananda terlihat penuh kehati-hatian saat memotong rambut ibunya, sementara anggota keluarga lain menyaksikan dengan wajah haru.

Kebersamaan keluarga dalam momen religius tersebut dinilai mencerminkan sisi personal Megawati di luar aktivitas politiknya.

Selama ini, Ketua Umum PDI Perjuangan itu dikenal publik lebih banyak dalam kapasitasnya sebagai tokoh politik nasional.

Namun dalam perjalanan umrah kali ini, ia tampil sebagai seorang ibu dan nenek yang menjalankan ibadah bersama orang-orang terdekat.

Ibadah umrah yang dijalankan Megawati dan keluarga berlangsung di Mekah, dengan mengunjungi Masjidil Haram sebagai pusat pelaksanaan tawaf dan sa’i.

Prosesi tahalul yang dilakukan menjadi simbol penyempurnaan ibadah umrah, sekaligus menandai fase spiritual yang penuh makna bagi jamaah.

Beberapa tokoh dan kader partai turut menyampaikan doa serta harapan agar ibadah yang dijalankan Megawati beserta keluarga berjalan lancar dan mabrur.

Perjalanan spiritual tersebut juga dipandang sebagai momentum refleksi di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang.

Momen haru saat Prananda mencukur rambut sang ibu pun menjadi gambaran kedekatan hubungan keluarga Megawati.

Di tengah kesibukan dan tanggung jawab sebagai tokoh bangsa, kebersamaan dalam ibadah ini memperlihatkan nilai kekeluargaan dan spiritualitas yang tetap dijaga.

Dokumentasi tersebut kini ramai diperbincangkan warganet dan menuai beragam respons positif.

(Daniel Turangan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *