Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BengkuluBeritaDaerahKab. SelumaNasionalNewsTerkini

‎Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Bengkulu, Pemprov Siapkan Lahan Strategis untuk Pangkalan Udara

57
×

‎Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Bengkulu, Pemprov Siapkan Lahan Strategis untuk Pangkalan Udara

Sebarkan artikel ini
https://targetberita.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-14-at-19.21.23.jpeg

Targetberita.co.id Kab. Seluma – Bengkulu, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu pada Rabu (1/4/2026).

‎Kunjungan ini membawa agenda besar terkait penguatan pertahanan wilayah, termasuk rencana pembangunan Pangkalan Udara (Lanud) di Kabupaten Seluma.

‎Setibanya dengan pesawat TNI AU, Menhan disambut langsung oleh jajaran Forkopimda yang dipimpin oleh Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, serta Wakil Gubernur Bengkulu, Mian.

‎Dalam arahannya, Menhan mengungkapkan rencana strategis pemerintah pusat untuk membangun 10 batalyon baru yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Saat ini, proses pembangunan telah mulai berjalan di dua titik, yakni Kabupaten Seluma dan Bengkulu Tengah.

‎”Menhan menyampaikan bahwa setiap kabupaten dan kota di Bengkulu akan memiliki batalyon. Progres yang sudah berjalan saat ini berada di Seluma dan Bengkulu Tengah,” ujar Wakil Gubernur Mian usai pendampingan.

‎Sebagai langkah konkret dukungan daerah, Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat menyiapkan infrastruktur pendukung, khususnya untuk pembangunan pangkalan udara.

‎Pemprov telah mengusulkan penggunaan lahan milik PTPN di Kabupaten Seluma untuk mempercepat realisasi proyek strategis tersebut.

‎”Lahan PTPN di Seluma sudah kami usulkan. Saat ini prosesnya tinggal menunggu kesepakatan administratif antara Menteri Pertahanan dan Menteri Keuangan,” tambah Mian.

‎Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan komitmen penuh terhadap proyek ini.

‎Kehadiran Lanud dan penambahan batalyon dinilai tidak hanya vital untuk memperkokoh kedaulatan di pesisir barat Sumatera, tetapi juga akan menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah setempat.

‎(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *