Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Menuju Indonesia! Kapal Survei Terbaru TNI AL KRI Canopus-936 Berlayar dari Jerman

61
×

Menuju Indonesia! Kapal Survei Terbaru TNI AL KRI Canopus-936 Berlayar dari Jerman

Sebarkan artikel ini
https://targetberita.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-14-at-19.21.23.jpeg

Targetberita.co.id Jakarta, Kapal bantu hidro-oseanografi terbaru milik TNI AL, KRI Canopus-936, resmi memulai pelayaran perdananya dari Jerman menuju tanah air, Sabtu (14/3/2026).

Kapal canggih ini lepas jangkar dari galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman, setelah merampungkan seluruh tahapan pembangunan dan uji coba.

Pelayaran lintas samudra ini menjadi momen krusial sebelum nantinya KRI Canopus-936 resmi memperkuat jajaran Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal).

Jadi ‘Mata Bawah Laut’ Indonesia

Kapal hidro-oseanografi merupakan “mata” bawah laut bagi TNI AL. Kapal ini tidak membawa rudal untuk bertempur, melainkan mengusung teknologi canggih untuk memetakan dasar laut dan mengumpulkan data kelautan secara akurat.

Komandan Pushidrosal Laksdya Budi Purwanto, menjelaskan pengoperasian kapal survei modern ini akan mendongkrak kapasitas riset laut Indonesia secara drastis, terutama dalam menyediakan data navigasi.

“Khususnya dalam menyediakan data dan peta laut guna mendukung keselamatan navigasi pelayaran, operasi TNI AL serta pengelolaan wilayah perairan Indonesia,” jelas Budi dalam keterangannya, dikutip Minggu (15/3/2026).

Selama perjalanan jauh menuju tanah air, kapal akan singgah di beberapa pelabuhan internasional untuk urusan logistik serta memastikan seluruh sistem navigasi berfungsi 100 persen setibanya di Indonesia.

3 Tahun Digarap, Bawa Teknologi Robot Bawah Laut

Kehadiran KRI Canopus-936 merupakan hasil penantian panjang.

TNI AL resmi memboyong kapal ini setelah pihak galangan Jerman menyelesaikan pembangunannya dalam kurun waktu tiga tahun.

Sebelumnya, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya Erwin S. Aldedharma memimpin langsung upacara peresmian dan pemberian nama (shipnaming) kapal ini di Jerman pada Februari lalu.

Nama “Canopus” diambil dari bintang paling terang di rasi bintang Carina, yang diharapkan menjadi penunjuk jalan bagi 93 prajurit pilihan yang mengawakinya.

Menariknya, KRI Canopus-936 memiliki sentuhan tangan anak bangsa. Perusahaan galangan nasional, PT Palindo Marine di Batam, mengerjakan pembuatan badan kapal (lambung) sejak 2023 sebelum akhirnya dikirim ke Jerman untuk pemasangan sensor navigasi tingkat tinggi.

Dilengkapi Robot dan Drone Canggih

Bukan sekadar kapal biasa, KRI Canopus-936 membawa peralatan survei kelas dunia. Kapal ini menggendong teknologi mutakhir, AUV (Autonomous Underwater Vehicle) yakni kendaraan bawah air tanpa awak yang bergerak otomatis, ROV (Remotely Operated Vehicle) yaitu robot bawah air yang dikendalikan kru menggunakan remote dan kamera, lalu UAV (Unmanned Aerial Vehicle yang merupakan pesawat nirawak (drone) untuk pengawasan dari udara.

Kombinasi alat ini memungkinkan TNI AL memetakan dasar laut yang sangat dalam dan mendeteksi rintangan bawah air dengan akurasi sangat tinggi.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *