logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Pelatih Taekwondo Tak Melawan saat Dianiaya Pemotor yang Lawan Arah

51
×

Pelatih Taekwondo Tak Melawan saat Dianiaya Pemotor yang Lawan Arah

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Seorang pelatih taekwondo bernama Bima (39) menjadi korban penganiayaan oleh pengendara motor yang nekat melawan arah di Jalan Sadar Raya, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2025).

Dalam insiden itu, ia dipukul berkali-kali menggunakan helm hingga wajah dan tubuhnya mengalami memar.

Meski menguasai beladiri, Bima tetap memilih tidak menyerang balik. Ia justru berusaha tenang dan mengutamakan keselamatan istrinya yang saat itu ikut dibonceng.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula ketika Bima melihat seorang pemotor tiba-tiba mengambil lajur dari arah berlawanan. Karena kaget, ia spontan menegur dengan kata kasar.

“Nah, di situ, saya karena spontan, ya kaget, saya teriaklah kata-kata kasar gitu,” ucap Bima saat dihubungi, Jumat (28/11/2025).

Tak lama kemudian, pelaku memutar arah dan berhenti di dekat minimarket sambil berteriak memanggil Bima. Saat Bima mendekat, pemotor itu langsung menyeruduk menggunakan helm.

“Saya belum bicara apa-apa, saya ditanduk pakai helm,” kata Bima.

Serangan itu membuat kaca helm Bima terlepas dan kacamatanya pecah hingga melukai matanya. Ketika ia menunduk untuk mengambil kacamata, pelaku kembali memukul punggung dan dadanya.

“Saya defense. Saya ambil tangannya, saya banting, saya jatuhkan,” ujar Bima.

Warga yang melihat kejadian itu akhirnya melerai. Namun, pelaku malah pergi sambil berteriak dan menolak ketika diajak ke Polsek Jagakarsa.

“Dia bilang, ‘Laporkan saja, urus dulu itu lukamu, urus dulu darahmu’,” ungkap Bima.

Setelah itu, Bima membuat laporan polisi dan menjalani visum. Hasil pemeriksaan menunjukkan ada memar di bagian dada, rusuk, wajah, serta lecet dan goresan di kaki.

(Agus)