logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 Sebagai Terbesar dalam Sejarah Indonesia

123
×

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 Sebagai Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Sekitar 400 ribu buruh dari berbagai daerah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sejak 1 Mei dini hari.

Mereka datang dengan membawa atribut serikat pekerja, spanduk tuntutan, serta semangat solidaritas yang kental.

Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23

Kehadiran mereka tidak hanya menjadi simbol perayaan tahunan, tetapi juga wujud nyata dari suara kolektif kaum pekerja yang terus memperjuangkan keadilan, kesejahteraan, dan perlindungan yang lebih baik.

Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi acara dan langsung disambut riuh tepuk tangan, sorakan, serta kibaran bendera dari berbagai serikat buruh.

Antusiasme tersebut mencerminkan harapan besar para pekerja terhadap kepemimpinan nasional dalam menjawab berbagai tantangan ketenagakerjaan.

Presiden tampak beberapa kali melambaikan tangan kepada massa sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi.

Acara kemudian dimulai secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang diikuti ratusan ribu peserta dengan penuh semangat.

Suasana haru dan kebanggaan terasa menyatu, menciptakan energi kolektif yang menguatkan makna Hari Buruh sebagai momentum persatuan.

Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan rasa terima kasih atas undangan yang diberikan kepadanya untuk hadir secara langsung dalam peringatan tersebut.

Ia menyebut kehadirannya sebagai sebuah kehormatan besar, sekaligus kesempatan untuk berdiri bersama para buruh dan mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.

“Hari ini adalah hari perjuangan kaum buruh. Ini kehormatan bagi saya bisa hadir di tengah saudara-saudara sekalian.”

“Perjuangan buruh adalah bagian dari perjuangan bangsa, dan negara harus berdiri di garis depan untuk melindungi mereka,” ungkap Presiden Prabowo.

“Kami tidak akan gentar, tidak akan ragu, dan tidak akan menyerah dalam membela kepentingan rakyat Indonesia,” tambahnya.

Lebih jauh, Prabowo menegaskan perjuangan kaum buruh tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.

Menurutnya, kesejahteraan buruh merupakan fondasi penting bagi kemajuan negara.

Oleh karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan bahwa setiap pekerja mendapatkan hak, perlindungan, dan kehidupan yang layak.

Ia juga menekankan dukungan dari berbagai elemen masyarakat termasuk buruh, petani, nelayan, dan pekerja sektor informal menjadi kekuatan utama dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Hari ini adalah hari perjuangan kaum buruh. Ini kehormatan bagi saya bisa hadir di tengah saudara-saudara sekalian.”

“Perjuangan buruh adalah bagian dari perjuangan bangsa, dan negara harus berdiri di garis depan untuk melindungi mereka,” ungkap Presiden Prabowo.

“Kami tidak akan gentar, tidak akan ragu, dan tidak akan menyerah dalam membela kepentingan rakyat Indonesia,” tambahnya.

Lebih jauh, Prabowo menegaskan perjuangan kaum buruh tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.

Menurutnya, kesejahteraan buruh merupakan fondasi penting bagi kemajuan negara.

Oleh karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan bahwa setiap pekerja mendapatkan hak, perlindungan, dan kehidupan yang layak.

Ia juga menekankan dukungan dari berbagai elemen masyarakat termasuk buruh, petani, nelayan, dan pekerja sektor informal menjadi kekuatan utama dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Hari ini adalah hari perjuangan kaum buruh. Ini kehormatan bagi saya bisa hadir di tengah saudara-saudara sekalian.”

“Perjuangan buruh adalah bagian dari perjuangan bangsa, dan negara harus berdiri di garis depan untuk melindungi mereka,” ungkap Presiden Prabowo.

“Kami tidak akan gentar, tidak akan ragu, dan tidak akan menyerah dalam membela kepentingan rakyat Indonesia,” tambahnya.

Lebih jauh, Prabowo menegaskan perjuangan kaum buruh tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.

Menurutnya, kesejahteraan buruh merupakan fondasi penting bagi kemajuan negara.

Oleh karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan bahwa setiap pekerja mendapatkan hak, perlindungan, dan kehidupan yang layak.

Ia juga menekankan dukungan dari berbagai elemen masyarakat termasuk buruh, petani, nelayan, dan pekerja sektor informal menjadi kekuatan utama dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Saya bersumpah untuk berjuang bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama mereka yang hidupnya masih sulit,” tegas Prabowo.

Selain Presiden, acara May Day 2026 turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta para menteri kabinet dan pimpinan lembaga negara lainnya.

Secara keseluruhan, peringatan Hari Buruh Internasional 2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang perjuangan kaum pekerja di Indonesia serta pengingat bahwa dialog antara pemerintah dan rakyat harus terus dijaga demi masa depan yang lebih adil dan sejahterah.

(Sulasi Agus Budiono)