logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Perwira TNI AL Pukau Warga Rusia, Baca Puisi Pushkin Pakai Bahasa Lokal

58
×

Perwira TNI AL Pukau Warga Rusia, Baca Puisi Pushkin Pakai Bahasa Lokal

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Apa jadinya kalau perwira tempur TNI AL beradu kemampuan mengolah kata di Negeri Beruang Merah? Bukan di atas geladak kapal perang, aksi tiga Mayor TNI AL ini justru mencuri perhatian warga Rusia lewat bait-bait puisi dan kefasihan berbahasa lokal.

Ketiga perwira tersebut yakni Mayor Laut (P) Wahyudi Kristanto, Mayor Laut (P) Bahrus Rohmat, dan Mayor Laut (P) Panji Yustiaji.

Di tengah jadwal super padat menempuh pendidikan manajemen pertempuran laut di Military Educational and Scientific Center of The Navy (MSCN) Admiral Kuznetsov, ketiganya justru sukses mencetak prestasi diplomasi budaya yang unik.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan ketiga perwira ini mendapatkan kehormatan untuk tampil dalam peringatan Hari Sastrawan Agung Rusia, Aleksander Sergevich Pushkin.

Menurutnya, aksi ini menunjukkan prajurit baret biru tak hanya jago di laut, tapi juga punya intelektual tinggi di mata dunia.

“Mayor Wahyudi Kristanto dan Mayor Bahrus Rohmat tampil di Perpustakaan Presidensial Rusia. Ini adalah institusi prestisius yang kerap menjadi lokasi kegiatan kenegaraan di sana,” ujar Tunggul dalam keterangannya, dikutip Kamis (19/2/2026).

Tunggul menceritakan, Mayor Wahyudi memaparkan sejarah dan kekayaan budaya Indonesia langsung menggunakan bahasa Rusia.

Sementara itu, Mayor Bahrus membuat hadirin terkesima saat membacakan puisi karya Pushkin dalam bahasa Rusia yang kemudian diterjemahkan kembali ke bahasa Indonesia.

Tak ketinggalan, Mayor Panji mengambil panggung di sebuah monumen Pushkin di pusat Kota Saint Petersburg.

Ia membacakan puisi yang menggambarkan kecintaan sang sastrawan terhadap kota tersebut dengan artikulasi yang sangat fasih.

Tunggul mengatakan, penampilan mereka mendapat apresiasi luas karena berhasil membacakan karya Pushkin yang dikenal sebagai bapak bahasa Rusia modern dengan sangat baik, meski mereka bukan penutur asli.

“Kehadiran dan penampilan perwira TNI AL ini dinilai unik dan membanggakan oleh warga setempat. Hal ini secara signifikan memperkuat peran diplomasi militer TNI AL di bidang seni dan budaya,” tambahnya.

Aksi diplomasi “halus” ini rupanya menjadi bagian dari visi besar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.

Tunggul menyebut kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan sejarah dan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat internasional.

“Sesuai arahan bapak KSAL, kegiatan ini memperkuat diplomasi kita sekaligus memperkenalkan wajah Indonesia di dunia internasional lewat literasi budaya dan penguasaan bahasa,” pungkasnya.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *