banner
BeritaHukumJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Satpol PP Kelurahan Marunda Tebang Pilih dalam Jalankan Tugas dan Aturan

34
×

Satpol PP Kelurahan Marunda Tebang Pilih dalam Jalankan Tugas dan Aturan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id JAKARTA UTARA, Salah seorang pedagang kaki lima berjualan minuman kopi dan makanan anak-anak seperti, Chiki, Kacang dan kerupuk, berkeluh kesah lantaran terkena gusur oleh Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP), Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing Baru, Sabtu (22/6/2024).

Toid, korban PHK ini berjualan untuk bisa bertahan hidup di wilayah komplek Marunda baru RT 004/03, mengeluhkan kejadian yang dialaminya.

Menurut Toid, Tiba-tiba datang sepasang lelaki dan wanita yang mengaku sebagai Satpol PP kelurahan Marunda Baru dan menggusur warungnya yang di dalam komplek, ujarnya.

Toid menjelaskan, sepasang lelaki dan wanita tersebut malah membiarkan warung-warung pedagang kaki lima di sepanjang pinggir kali BKT yang jelas jelas menggunakan tenda biru, tuturnya.

Toid melanjutkan, kalau mau bersih-bersih, dari hulu ke hilir bukan dari tengah itu namanya pilih kasih dan tebang pilih, dirinya keberatan karena yang di gusur hanya yang di dalam perumahan / komplek, ujarnya kembali.

Toid berharap kepada Kasatpol PP DKI, Bapak Arifin dan Kasatpol PP Jakut, Bapak Muhamad, agar menindak bawahannya yang tugasnya tidak sesuai SOP dalam mengamankan aset milik Pemkot DKI, harapnya.

Menjamurnya pedagang kaki lima di atas jembatan pintu air 1 BKT dibiarkan, padahal itu yang bikin macet jalan umum dimana masyarakat bekerja di DKI dan pulang ke wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Irsad salah seorang warga mengatakan,
kemacetan justŗu berada dititik jembatan pintu air 1 Banjar Kanal Timur (BKT) Jakarta Utara, ucapnya.

Saat awak media meminta klarifikasi ke Satpol PP Marunda dijawab,
“Warungnya cuman digeser doang bang, mungkin nanti diatur oleh kecamatan bang, Senin saya minta satar cek,” ujar manpol PP Yopie.

Sementara Kasie pemerintahan kelurahan Marunda saat dihubungi, menjawab akan melaporkan hal ini ke Lurah Marunda.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *