Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Taman Bendera Pusaka Jaksel Diresmikan Megawati dan Gubernur

76
×

Taman Bendera Pusaka Jaksel Diresmikan Megawati dan Gubernur

Sebarkan artikel ini
https://targetberita.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-14-at-19.21.23.jpeg

Targetberita.co.id Jakarta, Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan (Jaksel) kini hadir sebagai ruang publik baru bagi warga.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, meresmikan taman ini yang diharapkan menjadi simbol kebanggaan Jakarta.

Dikutip dari Detik Travel, taman ini juga berfungsi sebagai ruang terbuka hijau yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam peresmian tersebut, Megawati tampil dengan blouse putih bermotif bunga dan syal merah, sementara Pramono mengenakan kemeja putih.

Pramono menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak, termasuk BUMN, arsitek, pematung, dan kolaborator lain yang telah mendukung pembangunan Taman Bendera Pusaka.

Salah satu ikon taman ini adalah patung Fatmawati yang menggambarkan dirinya sedang mengandung Guntur Soekarnoputra, menjahit bendera Merah Putih.

Penempatan patung ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa Fatmawati dalam menjahit bendera pusaka Merah Putih saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

“Dengan menempatkan patung Ibu Fatmawati di area Taman Bendera Pusaka ini, kami ingin memberikan penghargaan pada sosok yang berjasa besar bagi bangsa negara,” kata Pramono.

Taman Bendera Pusaka merupakan hasil integrasi tiga taman di Jakarta Selatan, yaitu Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat. Dengan luas sekitar 5,6 hektare, taman ini menawarkan berbagai fasilitas, termasuk jogging track sepanjang 1,2 kilometer, lapangan olahraga, dan area rekreasi.

Tersedia pula lapangan tenis, lapangan multifungsi, dan lapangan padel.

Bahkan, salah satu lapangan padel disediakan gratis bagi masyarakat dengan sistem pendaftaran.

Menurut Pramono, pembangunan taman ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memperbanyak ruang terbuka hijau yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

Saat ini, Jakarta terus bertransformasi menjadi kota global sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.

Pramono juga menargetkan peningkatan peringkat Jakarta sebagai kota global dalam beberapa tahun mendatang.

(Daniel Turangan / Agus)