logo tb
BantenBeritaDaerahNasionalNewsTangerangTerkini

‎Teluknaga Luncurkan Teras Desa: Era Baru Transparansi dan Aspirasi Pembangunan Digital

44
×

‎Teluknaga Luncurkan Teras Desa: Era Baru Transparansi dan Aspirasi Pembangunan Digital

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Tangerang – Banten, Pemerintah Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, resmi menapaki era baru pelayanan publik dengan meluncurkan inovasi digital bertajuk Teras Desa (Tempat Edukasi, Rembug, dan Layanan Aspirasi Desa).


‎
‎Langkah strategis ini dirancang untuk memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam pembinaan sekaligus pengawasan pembangunan desa secara real-time.
‎
‎Sistem informasi berbasis digital ini mulai diimplementasikan secara luas pada Kamis, 15 Oktober 2026.

H. SARMILI, SH., MH.


‎
‎Melalui integrasi situs web dan Google Form, masyarakat kini memiliki akses langsung untuk meninjau perencanaan pembangunan dan menyalurkan aspirasi maupun kritik konstruktif.
‎
‎Peresmian dan sosialisasi program ini diselenggarakan di Aula Kecamatan Teluknaga.
‎
‎Agenda tersebut dihadiri oleh pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari Camat Teluknaga Kurnia, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Desa (Binwasdes) Budi, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang Shandy, hingga akademisi Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Yusup Fadli, serta jajaran kepala desa setempat.
‎
‎Camat Teluknaga, Kurnia, menegaskan bahwa Teras Desa diproyeksikan menjadi katalisator yang menghubungkan kebutuhan riil masyarakat dengan proses perencanaan dan pengawasan di tingkat pemerintahan.
‎
‎”Melalui Teras Desa, hambatan komunikasi sumbatan aspirasi dapat terkikis. Pemerintah desa maupun kecamatan dapat langsung menangkap dinamika serta persoalan pembangunan yang terjadi di lapangan,” ujar Kurnia.
‎
‎Pada kesempatan yang sama, Kasi Binwasdes Kecamatan Teluknaga, Budi, menjelaskan bahwa platform ini dirancang dengan mengutamakan kemudahan akses (user-friendly).
‎
‎Warga dapat langsung mendokumentasikan visual pembangunan di lingkungan mereka dan mengirimkannya ke kanal rembug yang tersedia.
‎
‎Untuk menjamin inklusivitas, akses ke
‎platform ini disebar di berbagai pusat kegiatan warga, seperti balai warga, lingkungan RT/RW, hingga posyandu menggunakan tautan langsung dan pemindaian kode QR.
‎
‎”Mekanisme digital ini membuat setiap lapor dan masukan terdokumentasi secara terstruktur. Hal ini mempermudah kami dalam mengidentifikasi masalah koridor pengawasan secara akurat sesuai kondisi objektif di lapangan,” urai Budi.
‎
‎Melalui Teras Desa, masyarakat Teluknaga kini tidak lagi sekadar menjadi objek atau penerima manfaat pembangunan, melainkan aktor aktif yang ikut menentukan arah kemajuan daerahnya.
‎
‎Pemerintah kecamatan pun mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan ruang digital ini secara produktif demi mewujudkan pelayanan prima.
‎
‎(Daniel Turangan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43