logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Terbang ke Serbia, Marinir Uji Langsung Ketangguhan Munisi Kaliber 122mm

95
×

Terbang ke Serbia, Marinir Uji Langsung Ketangguhan Munisi Kaliber 122mm

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Korps Marinir mengirim delegasi khusus ke Eropa Tenggara. Mereka mendatangi markas industri pertahanan Yugoimport SDPR di Serbia untuk menguji langsung kualitas amunisi kaliber 122 mm.

Komandan Resimen Kavaleri (Danmenkav) 3 Marinir, Kolonel (Mar) Fachrul Ahmadi, memimpin langkah strategis tersebut pada Selasa (3/2/2026).

Kehadirannya mewakili Komandan Pasmar 3, Mayjen (Mar) Andi Rahmat M.

Fachrul menegaskan, timnya mendarat di Serbia untuk memastikan amunisi pesanan TNI benar-benar siap tempur sebelum dikirim ke Indonesia.

“Kami datang langsung ke pabriknya untuk melakukan uji fungsi dan pemeriksaan akhir (factory acceptance test). Kami harus menjamin munisi kaliber 122 mm ini memenuhi standar kelaikan operasi yang ketat,” ujar Fachrul, dikutip dari keterangan Pasmar 3, Rabu (4/2/2026).

Tidak sendirian, dalam misi krusial ini Fachrul menggandeng tim gabungan ahli dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI AD. Mereka bekerja sama meneliti detail teknis amunisi agar tidak ada celah kekurangan sedikitpun.

Selain urusan peluru roket, Fachrul juga memanfaatkan momen ini untuk membedah teknologi militer terbaru di sana.

“Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang bagi kami menjajaki perkembangan teknologi pertahanan global. Kami perlu menyerap wawasan baru soal Alutsista modern demi kemajuan teknologi tempur Korps Marinir,” tambahnya.

Sebagai informasi, Yugoimport SDPR bukan pemain baru. Raksasa pertahanan milik negara Serbia ini sudah memproduksi senjata sejak 1949. Markas mereka di Beograd aktif menelurkan kendaraan lapis baja, sistem artileri, pesawat tanpa awak (UAV), hingga amunisi kelas berat.

Terpisah, Danpasmar 3 Mayjen (Mar) Andi Rahmat M menyambut positif langkah ini. Ia menyebut pelibatan Pasmar 3 membuktikan kepercayaan tinggi pimpinan kepada Korps Marinir dalam mengawal modernisasi pertahanan negara.

(Farid Hidayat)