Targetberita.co.id Jakarta, Tiga pemain muda Papua Football Academy (PFA) binaan PT Freeport Indonesia bersiap menorehkan sejarah baru dengan mengikuti program Elite Camp di Austria selama tiga pekan.
Salah satu pemain, Dolvi Theofilus Sollosa menegaskan tekadnya sebelum bertolak ke Eropa. “Sa mau bikin bangga orang tua dan keluarga,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Jupri Kogoya. Pemain berusia 15 tahun itu bertekad membuktikan kemampuan generasi muda Papua di panggung internasional. “Sa ingin buktikan tong anak-anak Papua juga bisa bermain di Eropa,” ujarnya.
Tekad keduanya dan juga Yance Glen Imbiri disampaikan saat bertemu Wapres Gibran Rakabuming.
Yah, menjelang keberangkatan menjalani pemusatan latihan (training camp/TC), ketiganya mendapat kehormatan diterima langsung oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momen penting bagi para atlet muda asal Papua sebelum bertolak ke Eropa untuk mengikuti program pembinaan bersama sejumlah klub sepak bola di Austria.
Direktur Akademi PFA Wolfgang Pikal mengatakan, Wapres berpesan agar para pemain tampil maksimal dan membawa kebanggaan bagi bangsa serta keluarga.
Kesempatan tersebut dinilai sebagai peluang emas untuk menambah pengalaman dan meningkatkan kualitas permainan.
“Pak Wapres menyampaikan anak-anak harus membanggakan nama Indonesia, banggakan keluarga, serta memberikan kontribusi yang baik untuk sepak bola dan masyarakat Indonesia. Ini kesempatan yang sangat baik bagi mereka,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu Dolvi bercerita, ia bersama dua rekannya yakni Jupri Kogoya dan Yance Glen Imbiri akan bertolak ke Wina, Austria untuk menjalani latihan intensif selama tiga pekan.
Dolvi yang masih duduk di bangku kelas 9 mengaku sangat antusias menyambut kesempatan tersebut.
“Sa mau bikin bangga orang tua dan keluarga,” kata Dolvi yang didampingi Direktur & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, Direktur Akademi PFA Wolfgang Pikal serta Pelatih Kepala Ardiles Rumbiak.
Sebagai bentuk apresiasi, Wapres turut menyerahkan sepatu kepada para pemain muda tersebut.
Selain itu, dilakukan penyerahan jaket dan bola untuk ditandatangani sebagai simbol dukungan dan doa.
Keberangkatan tiga pemain PFA ke Austria diharapkan menjadi langkah awal membuka peluang lebih luas bagi talenta muda Papua menembus kancah sepak bola internasional.
Program Elite Camp ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas dan daya saing pemain muda Papua di level global.
(Febri)












