logo tb
BengkuluBeritaDaerahKab. Bengkulu UtaraNasionalNewsTerkini

‎Tinjau Rafflesia Kemumu, Utusan Khusus Presiden: Potensi Bengkulu Utara Mendunia

59
×

‎Tinjau Rafflesia Kemumu, Utusan Khusus Presiden: Potensi Bengkulu Utara Mendunia

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Armajaya – Bengkulu Utara – Bengkulu, Kawasan Wisata Kemumu di Kabupaten Bengkulu Utara resmi masuk dalam radar pengembangan pariwisata nasional, Rabu (29/4/2026).

‎ Hal ini ditegaskan melalui kunjungan kerja Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pariwisata, Zita Anjani, yang meninjau langsung potensi ekowisata berbasis konservasi di wilayah tersebut pada Selasa (28/4/2026).

‎Dalam kunjungan tersebut, Zita Anjani didampingi oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, beserta jajaran Forkopimda.

‎Fokus utama peninjauan adalah habitat alami bunga Rafflesia gadutensis di kawasan Hutan Boven Lais dan area wisata Palak Siring Kemumu.

‎”Kawasan Hutan Kemumu memiliki reputasi luar biasa, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga mancanegara berkat keindahan bunga Rafflesia-nya. Kedatangan saya hari ini adalah untuk menyaksikan langsung potensi besar tersebut,” ujar Zita di sela-sela peninjauannya.

‎Zita menyoroti sebuah ironi di mana daya tarik ekowisata Bengkulu justru terkadang lebih populer di mata wisatawan internasional dibandingkan masyarakat lokal.

‎”Bengkulu sangat kaya akan wisata budaya, religi, dan ekowisata. Kita akan melakukan mapping agar kawasan ini menjadi destinasi ekowisata unggulan yang dikenal luas oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

‎Pada kesempatan yang sama, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, menyatakan bahwa kehadiran Utusan Khusus Presiden ini menjadi momentum strategis bagi daerah.

‎Ia menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian kawasan cagar alam Kemumu sebagai aset hayati yang tak ternilai.

‎”Kunjungan ini memperkuat semangat kami untuk menjaga ekosistem bunga Rafflesia sekaligus memastikan bahwa pembangunan pariwisata di Bengkulu Utara tetap selaras dengan prinsip konservasi alam,” pungkas Bupati Arie.

‎(Johan SP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *