logo tb
BeritaDaerahKab. Tapanuli UtaraNasionalNewsSumatera UtaraTerkini

‎Warga Binaan Lapas Siborongborong Meninggal Dunia, Kalapas Masih Enggan Berikan Keterangan

101
×

‎Warga Binaan Lapas Siborongborong Meninggal Dunia, Kalapas Masih Enggan Berikan Keterangan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Tapanuli Utara – Sumatera Utara, Seorang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (10/03/2026).

‎Warga binaan yang diketahui bernama Taripar Silaban alias Gaja tersebut merupakan narapidana kasus narkotika.
‎Hingga berita ini diturunkan, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II Siborongborong, Harry Simatupang, belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab meninggalnya warga binaan tersebut.

‎Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi langsung di kantor Lapas pada Selasa siang, Kalapas tidak dapat ditemui.

‎Seorang petugas keamanan Lapas bernama Rikki mengarahkan awak media untuk mencari informasi ke RS Saint Lucia.

‎”Silakan tanya ke RS Saint Lucia, karena warga binaan tersebut sudah dibawa ke sana,” ujarnya.

‎Rikki juga menambahkan bahwa aktivitas perkantoran telah berakhir lebih awal.

‎”Kantor sudah tutup karena saat ini sedang masa puasa, jadi jam kerja dipercepat,” klaimnya, meski saat itu waktu masih menunjukkan pukul 14.49 WIB.

‎Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Kalapas Harry Simatupang pun belum membuahkan hasil.

‎Di sisi lain, pihak RS Saint Lucia membenarkan adanya warga binaan yang dibawa ke rumah sakit tersebut.

‎Humas RS, Suster Teresia, bersama dr. F. Sitompul, menjelaskan bahwa pasien tiba di IGD sekira pukul 13.10 WIB.

‎”Dokter jaga di ruang IGD telah melakukan tindakan darurat sebagai pertolongan pertama, namun nyawa yang bersangkutan tidak dapat tertolong.

‎Pasien dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 13.29 WIB,” terang pihak rumah sakit.

‎Saat ini, jenazah Taripar Silaban telah dijemput oleh pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka guna proses pemakaman.

‎(Fulkan Tampubolon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *