logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

20 UMKM Kepulauan Riau Ramaikan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Tenun Wastra hingga Luti Gendang Anambas

64
×

20 UMKM Kepulauan Riau Ramaikan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Tenun Wastra hingga Luti Gendang Anambas

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Sebanyak 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Kepulauan Riau (Kepri) menampilkan beragam produk unggulan dalam Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara yang digelar di Jakarta.

Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperluas promosi produk lokal sekaligus memperkuat daya saing UMKM daerah di tingkat nasional.

Homestay Kampung Landeuh

Berbagai produk khas Kepulauan Riau dipamerkan dalam ajang tersebut, mulai dari wastra tenun, kuliner berbahan hasil laut, kerajinan tangan, hingga produk fesyen dan suvenir kreatif yang mengangkat identitas budaya daerah, Selasa (21/7/2026).

Ketua Seksi Ekonomi Bhayangkari Polda Kepulauan Riau, Gretty Silvester, mengatakan keikutsertaan puluhan UMKM tersebut merupakan bentuk komitmen Bhayangkari dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku usaha lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Kami melibatkan sekitar 20 UMKM dari berbagai daerah di Kepulauan Riau. Produk yang dibawa mulai dari tenun wastra Kepri, olahan gonggong, tas anyaman, hingga aneka kuliner berbahan seafood dan ikan,” ujar Gretty saat ditemui di lokasi pameran.

Ia menjelaskan, produk yang dipamerkan tidak hanya berasal dari wilayah perkotaan, tetapi juga dari kawasan kepulauan terluar seperti Kabupaten Kepulauan Anambas.

Salah satu produk unggulan yang menarik perhatian pengunjung adalah luti gendang, makanan khas Kepulauan Riau berbahan dasar ikan yang didatangkan langsung dari Anambas.

Selain makanan tradisional, booth Bhayangkari Kepulauan Riau juga menghadirkan berbagai produk inovatif yang mengikuti tren pasar.

Di antaranya daster dengan motif ikon daerah seperti gonggong dan Jembatan Barelang, serta tumbler bergambar khas Kepulauan Riau yang menyasar kalangan generasi muda.

Menurut Gretty, produk fesyen yang dipasarkan memiliki rentang harga mulai Rp200 ribu hingga lebih dari Rp1 juta, disesuaikan dengan jenis produk, motif, dan kualitas bahan.

Selama pelaksanaan bazar, pengunjung juga memperoleh berbagai penawaran menarik berupa potongan harga pada momen pembukaan maupun penutupan acara.

“Saat opening dan closing biasanya kami memberikan diskon sekitar 3 sampai 5 persen. Bahkan pada hari terakhir ada beberapa produk yang dijual dengan harga khusus,” katanya.

Gretty berharap keikutsertaan dalam Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara dapat menjadi momentum penting bagi UMKM Kepulauan Riau untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan nilai jual produk, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.

Kami berharap kegiatan ini dapat membantu para pelaku UMKM agar terus berkarya, berinovasi, dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat di Kepulauan Riau,” tutupnya.

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara menjadi salah satu wadah strategis bagi Bhayangkari dari seluruh Indonesia untuk mempromosikan produk-produk unggulan daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM lokal semakin berkembang, memiliki akses pasar yang lebih luas, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis potensi daerah.

(Agus)

PT. BULE ADVENTURE BADUY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. BULE ADVENTURE BADUY